KPK Akan Hentikan Beberapa Kasus yang Kini Sedang Ditangani

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya akan meneliti tumpukan berkas perkara yang ditangani KPK yang mandek di tahap penyelidikan.

KPK Akan Hentikan Beberapa Kasus yang Kini Sedang Ditangani
Chaerul Umam
Ketua KPK Firli Bahuri 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang menyatakan akan menghentikan beberapa kasus yang kini sedang ditangani.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya akan meneliti tumpukan berkas perkara yang ditangani KPK yang mandek di tahap penyelidikan.

"Ada beberapa perkara case building yang itu sisa perkara tahun sebelumnya. Kita kompilasi kemudian kita membaca ulang, analisis lebih jauh terkait sekian perkara yang tadi diberikan di hadapan Komisi III," kata Ali saat dimintai konfirmasi, Selasa (28/1/2020).

Ali mengaku belum bisa mengungkap perkara-perkara mana saja yang penyelidikannya mungkin dihentikan. 

Baca: KPK Pulangkan Jaksa yang Pernah Periksa Firli Bahuri ke Kejagung

Dia mengatakan, ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan untuk memutuskan hal itu, terutama ditemukan atau tidak ditemukannya bukti permulaan dalam perkara tersebut.

Baca: Beredar Kabar Penyidik yang Tangani Kasus Wahyu Setiawan Ditarik Dari KPK, Ini Kata Direktur Pusako

"Nanti kami sampaikan perkara yang mana setelah dipelajari, dikaji dan dianalisa lebih lanjut yang memang tidak ditemukan bukti permulaan yang cukup sehingga ada kepastian penyelidikan perkara itu dihentikan," katanya.

Baca: RDP Komisi III DPR dengan Pimpinan KPK Munculkan Perdebatan Kasus Harun Masiku

Ali menegaskan, KPK selama ini berhak menghentikan penyelidikan apabila tidak ditemukan bukti permulaan yang cukup.

KPK sendiri kini bisa menghentikan penyidikan setelah berlakunya UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

"Tapi UU lama memang ketika penyelidikan dan tidak ditemukan peristiwa dan bukti permulaan tidak ditemukan maka tentunya dihentikan," tegas Ali.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved