Pimpinan KPK Jamin Kasus RJ Lino Tak Masuk dalam Daftar Kasus yang Bakal Dihentikan

Sayangnya, Nawawi mengaku tidak hafal kasus-kasus apa yang bakal dihentikan penyidikannya

Pimpinan KPK Jamin Kasus RJ Lino Tak Masuk dalam Daftar Kasus yang Bakal Dihentikan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango saat upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua KPK Firli Bahuri berencana menghentikan beberapa kasus yang kini ditangani lembaga antirasuah.

Penyidik bakal lebih dulu meneliti tumpukan berkas perkara yang ditangani ‎KPK, yang mandek di tahap penyelidikan.

Baca: KPK Panggil Eks Dirut Pelindo II RJ Lino, Tersangka Pengadaan 3 Unit QCC: I Know What Im Going

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango membenarkan hal tersebut.

Sayangnya, Nawawi mengaku tidak hafal kasus-kasus apa yang bakal dihentikan penyidikannya.

"Untuk daftar kasusnya coba ke Jubir. Saya tidak hafal," ujar Nawawi saat ditemui di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (28/1/2020).

Nawawi melanjutkan, kasus yang bakal dihentikan adalah kasus-kasus lama yang tidak ditemukan pembuktian awalnya.

Untuk kasus dugaan korupsi proyek pengadaan ‎tiga unit QCC di PT Pelindo II dengan tersangka mantan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino, Nawawi memastikan kasusnya tidak bakal dihentikan.

Meskipun KPK sudah menetapkan RJ Lino sebagai tersangka sejak Jumat 18 Desember 2015 silam.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved