Breaking News:

Gen Pancasila: Perayaan Imlek Ala Milenial yang Membawa Pesan Keberagaman

Acara ini rencananya digelar di Main Atrium Mall Cilandak Town Square (CITOS), Jakarta Selatan, Sabtu (1/2/2020), dimulai pada pukul 16.00 WIB

Wartakota/henry lopulalan
BARONGSAI DI HI - Barongsai beratraksi di tengah keramaian car free day di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat(26 /1/2020). Warga dengan antusias menonton kesenian Tionghoa yang menjadi bagian merayakan tahun baru Imlek di Tahun Tikus Logam. (Wartakota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka merayakan Imlek 2020, Forum Bentara Pancasila rencananya bakal Menggelar kegiatan Gen Pancasila bertajuk: "Merayakan Imlek ala Generasi Milenial".

Acara ini rencananya digelar di Main Atrium Mall Cilandak Town Square (CITOS), Jakarta Selatan, Sabtu (1/2/2020), dimulai pada pukul 16.00 WIB.

Baca: Hadiri Imlek Nasional 2020, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Bekerja Lebih Keras

Forum Bentara Pancasila bakal menggelar acara Gen Pancasila bertajuk: Imlek Generasi Milenial
Forum Bentara Pancasila bakal menggelar acara Gen Pancasila bertajuk: Imlek Generasi Milenial (Istimewa)

Ketua Panitia Forum Bentara Pancasila, Arief Novianto mengatakan, Gen Pancasila adalah gerakan bersama untuk menyuarakan semangat Pancasila bagi generasi kiwari, atau generasi kekinian.

"Jika selama ini kita mengenal ada pembagian generasi X, Y, dan Z, generasi Pancasila adalah bagian dari generasi yang diharap bisa mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa saat ini," katanya dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (30/1/2020).

Nilai-nilai itu, kata Arief, antara lain tercermin melalui sikap yang toleran terhadap perbedaan dan menghargai keberagaman sebagai fakta sosial yang ada di masyarakat Indonesia.

Etnis Tinghoa yang ratusan tahun berada di Indonesia, berbaur dengan beragaman suku lainnya di negeri ini, pada 25 Januari lalu merayakan tahun baru Imlek.

"Ini adalah peristiwa kebudayaan yang dirayakan oleh etnis Tionghoa, apa pun agamanya," katanya.

Arief mengungkapkan, sepanjang Orde Baru, Imlek tak bisa dirayakan secara terbuka.

Baru pada masa pemerintahan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Imlek dirayakan secara terbuka hingga saat ini.

"Namun saat ini di tengah meriahnya perayaan Imlek yang dirayakan di berbagai tempat, kita masih menemukan adanya kecurigaan dan sentimen tertentu pada etnis Tionghoa," ucapnya.

Melalui kegiatan Gen Pancasila, Arief mengatakan ingin mengajak generasi kekinian untuk menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan.

Kegiatan ini ingin mengajak generasi kekinian untuk menghilangkan stigma dan kecurigaan terhadap etnis Tionghoa, dan pada saat yang sama mengajak semua untuk hidup bersama dengan saling menghormati.

Kegiatan Gen Pancasila berisi talkshow, stand up comedy dan konser musik yang menghadirkan kelompok musik Fourtwnty yang sedang digandrungi generasi kekinian.

Baca: Penonton Dibuat Jantungan Aksi Barongsai di Atrium Ciputra Mal Semarang, Ini Keseruan

Sejumlah tokoh, seperti Inaya Wahid dan Romo Benny Susetyo akan menjadi pembicara dalam talkshow.

"Diharapkan kegiatan ini dapat menjangkau sebanyak mungkin generasi kekinian untuk bersama merakayan Pancasila. Ayo, gelorakan tagar #GenPancasila. Karena Kita Indonesia," ucapnya.

Berita Populer
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved