Hina TNI & Sebut Prabowo Menteri Tak Becus, Pria di Majalengka Ditangkap Polisi: Saya Emosi Dadakan

Hina TNI, Polri, hingga sebut Prabowo Subianto metneri tak becus, pria di Majalengka ditangkap polisi, mengaku emosi.

Hina TNI & Sebut Prabowo Menteri Tak Becus, Pria di Majalengka Ditangkap Polisi: Saya Emosi Dadakan
Kolase Tribunnewsmaker/ Tribunnews & Tribuncirebon (Eki Yulianto)
Pelaku penghina TNI dan Prabowo ditangkap

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria di Kabupaten Majalengka berinisial K (40) ditangkap petugas karena dianggap menghina institusi negara, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono didampingi Dandim 0617 Majalengka, Letkol Inf Harry Subarkah dan Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin dalam konferensi persnya mengatakan bahwa K tidak hanya menghina TNI-Polri, tapi juga Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, lewat media sosial Facebook.

Dalam laman Facebooknya, K menyebut bahwa Prabowo Subianto tidak becus menjadi Menteri Pertahanan.

Dia juga meminta negara membubarkan TNI karena dianggap hanya menghambur-hamburkan uang negara dan tidak berguna bagi kehidupan manusia.

Pelaku sempat dimintai keterangan di Makodim 0617 Majalengka.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu (ISTIMEWA)

Setelah itu, K diserahkan ke Polres Majalengka untuk menjalani proses lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan para saksi, saksi ahli dan tersangka yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan masing-masing dan dikuatkan dengan adanya barang bukti yang dapat disita, maka perbuatan yang telah dilakukan oleh tersangka K (-red) warga Kabupaten Majalengka telah terbukti dalam perkara dugaan adanya penghinaan dengan tulisan terhadap institusi negara yaitu TNI melalui media sosial Facebook," ujar AKBP Mariyono dalam konferensi persnya, Kamis 30 Januari 2020.

Meski pelaku sudah meminta maaf, lanjut Mariyono, kepolisian tetap memroses kasus tersebut.

Kini, kasusnya sudah dinyatakan lengkap dan akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Majalengka.

HALAMAN 2 ===========>

Editor: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved