Wapres Ma'ruf Hadiri Harlah ke-94 NU: Banyak Organisasi Kena Stunting, Alhamdulillah NU Besar

Ma'ruf tiba sekira pukul 20.05 WIB bersama sang istri Wury Ma'ruf Amin. Dia turun dari mobil kenegaraannya di depan gerbang PBNU.

Wapres Ma'ruf Hadiri Harlah ke-94 NU: Banyak Organisasi Kena Stunting, Alhamdulillah NU Besar
Reza Deni/Tribunnews.com
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendatangi kantor pusat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020). Kedatangan Ma'ruf untuk merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-94 Nahdlatul Ulama, serta mempersiapkan Muktamar ke-34 NU.

Ma'ruf tiba sekira pukul 20.05 WIB bersama sang istri Wury Ma'ruf Amin. Dia turun dari mobil kenegaraannya di depan gerbang PBNU.

Dalam acara tersebut, Ma'ruf mengenakan pakaian khasnya, yakni jas abu-abu dan peci hitam untuk atasan, serta sarung untuk bawahan. Tak lupa, serban putih tersampir di pundaknya.

Dalam sambutannya, Ma'ruf bersyukur NU bisa berumur panjang dan tetap menjadi organisasi besar.

"Banyak organisasi umurnya tidak panjang, cuma sebentar langsung wabilahitaufikwalhidayah. Ada juga yang lama tapi tidak besar. Banyak organisasi yang terkena stunting, NU alhamdulillah besar," ujarnya di lokasi, Jumat (31/1/2020).

NU, dikatakan Ma'ruf, membawa dan menyebarkan paham alsunnah waljamaah. Tugasnya dari hari ke hari semakin berat, di samping juga banyak paham yang berkembang.

"Berbagai macam paham berkembang. Karena itu mengawal alsunnah di masa sekarang menjadi semakin penting. NU merumuskan pemikiran yang moderat, dinamis, tidak konservatif. Inilah karakteristik cara berpikir NU, tidak liberal, tetap pada ideologi yang ada, semakin penting untuk kita kembangkan," kata Ma'ruf

Hadir di lokasi, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah dan Jazilul Fawaid.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved