Gus Sholah Meninggal Dunia

Mendagri Tito Karnavian Kenang Gus Sholah Sosok Sederhana, Baik Hati, dan Kritis

Eks Kapolri itu sempat mengenang Gus Sholah sebagai pribadi yang cukup kritis menanggapi isu kenegaraan.

Mendagri Tito Karnavian Kenang Gus Sholah Sosok Sederhana, Baik Hati, dan Kritis
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melayat ke rumah duka Salahuddin Wahid alias Gus Sholah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian Salahuddin Wahid alias Gus Sholah.

Eks Kapolri itu sempat mengenang Gus Sholah sebagai pribadi yang cukup kritis menanggapi isu kenegaraan.

Diketahui, Gus Solah wafat pada usia 77 tahun, pada Minggu malam sekitar pukul 20.55 WIB, di RS Harapan Kita, Jakarta, setelah melakukan operasi bedah jantung.

"Saya lihat pribadi beliau adalah pribadi yang sederhana, kemudian terus terang, sangat baik hati dan juga kritis. Saya juga kadang-kadang dikritik oleh beliau dan saya juga berterima kasih," kata Tito usai takziah ke rumah duka Gus Sholah di Jalan Bangka, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020) dini hari.

Baca: Istri Gus Sholah Harus Dipapah Saat Masuk ke Rumah Duka

Tito mengungkapkan, kritik yang dilontarkan oleh Gus Sholah saat ia masih menjabat sebagai Kapolri.

Salah satunya menginginkan institusi yang dipimpinnya itu tegas dan taat terhadap hukum.

"Misalnya mengenai polri agar tegas misalnya bertindak dan harus taat kepada hukum dan lain-lain," ungkap dia.

Tito juga mengungkapkan, keduanya sering saling berbagi cerita mengenai isu premordial. Khususnya mengenai pesantren yang dipimpin oleh Gus Sholah di Tebu Ireng.

"Saya juga banyak juga cerita soal premordial, mungkin soal NU, soal tebu Ireng dan lain lain. jadi saya punya kesan yang mendalam sama beliau. Apalagi saya pernah datang ke kediaman ini waktu saya Kapolda metro diskusi dengan beliau," terangnya.

Atas dasar itu, ia mengucapkan bela sungkawa atas kepergian salah satu tokoh nasional itu.

"Jadi pesan pribadi, keluarga dan Kemendagri turut berduka sedalamnya sekaligus mendoakan supaya Allah SWT mengampuni dosa almarhum dan sekaligus juga melapangkan dan meluaskan dan memberikan alam kubur yang terang dan indah dan di hari pembalasan kelak dituntun oleh Allah SWT ke surganya," pungkasnya.

Rencananya, jenazah Gua Sholah akan diterbangkan ke Tebu Ireng pada Senin pagi dan selanjutkan dimakamkan di pemakaman keluarga Hasyim Azhari.

Baca: Mendagri Tito Karnavian hingga Cak Nun Ikut Melayat ke Rumah Duka Gus Solah

Baca: Sejumlah Pelayat Tahlilan di Rumah Duka Almarhum Gus Solah

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved