Virus Corona

‎Rocky Gerung Sebut Berkantornya Menteri Kesehatan di Natuna Sebagai Pencitraan

Akademisi sekaligus aktivis Rocky Gerung menyebut niat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berkantor di Natuna sebagai pencitraan.

Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Rocky Gerung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019). 

Terawan akan berkantor di Natuna

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan akan "berkantor" sementara di Natuna Kepulauan Riau untuk memantau langsung proses karantina 237 WNI dan 1 WNA yang dievakuasi dari Wuhan akibat merebaknya wabah virus Corona.

Selain memantau proses karantina tersebut, Terawan mengatakan juga akan melaksanakan tugas-tugas kementerian di Natuna.

"Semua tugas-tugas kementerian ya. Sekarang kan ada e-sign dan sebagainya. Zaman sudah maju gini. Ya nanti kalau ada rapat kayak kemarin ya saya pulang, harus saya layani," kata Terawan di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Selasa (4/2/2020).

Baca: Hari Ketiga Observasi, Kondisi WNI dan Petugas Dalam Keadaan Sehat, Suhu Badan Normal

Ia mengatakan, hari ini ia juga sengaja pulang ke Jakarta untuk menjalankan tugas lainya meski ia seharusnya berada di Natuna.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena sore nanti ia harus menghadiri rapat kabinet.

"Misal hari ini saya harusnya terbang (ke Natuna) tapi sore nanti ada rapat kabinet, ya sehingga paling mungkin ya terbang besok pagi," kata Terawan.

Baca: WNI yang Dikarantina di Natuna Dapat Jatah Simcard Baru dari Pemerintah

Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, Terawan akan berkantor sementara di Natuna hingga tugas tersebut selesai.

"Bapak Menteri Kesehatan, Bapak Terawan itu akan berkantor di Natuna dan sebenarnya sudah mulai berkantor, cuma sekarang ditegaskan lagi sampai selesainya tugas yang istilah Pak Mendagri Pak Tito Karnavian tadi adalah operasi kemanusiaan," katanya.

Tempat Tidur WNI Di Hanggar Tempat Observasi Selalu Disemprot Desinfektan

Halaman
1234
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved