Breaking News:

Virus Corona

Reaksi Orangtua Mahasiswa Indonesia dari China: Senang Anaknya Dievakuasi tapi Sedih Ditolak Natuna

Neneng Nurhidayah, Orang tua mahasiswa Indonesia dari Wuhan mengungkapkan perasaannya setelah sang anak dapat kembali ke ke Tanah Air

Istimewa
Pegawai Kemkes sedang berolahraga dengan WNI dari Wuhan yang diobservasi di Natuna, Senin (3/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Neneng Nurhidayah, orangtua mahasiswa Indonesia dari Wuhan, China, mengungkapkan perasaannya setelah sang anak kini dapat kembali ke tanah air dan menjalani proses karantina di Natuna.

Ia mengaku senang dan sangat bersyukur atas hal tersebut.

Namun ia juga tidak memungkiri ada rasa sedih di hatinya.

Lantaran observasi WNI yang dievakuasi dari Hubei, China ini sempat mendapat penolakan dari warga Natuna, Kepulauan Riau.

Perasaan ini ia ungkapkan dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC)  yang dilansir dari YouTube Indonesia Lawyers Club, Rabu (5/2/2020).

Sebelumnya, Neneng menceritakan terkait kecemasannya saat mengetahui ada virus corona di Wuhan, China.

Terlebih saat otoritas setempat me-lockdown kota tersebut.

Ia mengaku panik, tidak dapat makan dan tidur dengan nyenyak

"Saya mendengar semakin genting itu, sudah di-lockdown juga, sudah tidak bisa masuk dan tidak bisa keluar, di situ saya panik, saya tidak bisa makan dan tidak bisa tidur," ujarnya.

Saat mengetahui informasi itu, Neneng ingin sekali menjemput sang buah hati.

s
Neneng Nurhidayah, Orang tua mahasiswa Indonesia dari Wuhan (YouTube Indonesia Lawyers Club)

Halaman
1234
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved