Virus Corona

BREAKING NEWS, Kemenkes: 4 Masih Diperiksa, 43 Spesimen Negatif Virus Corona

Anung menuturkan pemantauan dilakukan pihaknya bekerja sama dengan dinas kesehatan provinsi, kabupaten kota dan pelayanan kesehatan milik pemerintah

BREAKING NEWS, Kemenkes: 4 Masih Diperiksa, 43 Spesimen Negatif Virus Corona
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Dr Anung Sugihantonoā€ˇ dan Direktur Tata kelola Obat Publik Kemenkes, Saidah saat menggelar konferensi pers di Natuna, Kamis (6/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, NATUNA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan sebanyak 43 spesimen pasien dari 28 rumah sakit di 16 provinsi di Indonesia negatif‎ virus corona dan empat spesimen lainnya masih diperiksa.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Dr Anung Sugihantono‎ saat menggelar konferensi pers di Natuna, Kamis (6/2/2020).

Anung menuturkan pemantauan dilakukan pihaknya bekerja sama dengan dinas kesehatan provinsi, kabupaten kota dan pelayanan kesehatan milik pemerintah dan swasta.

Baca: UPDATE Pasien Virus Corona hingga Kamis, 6 Februari 2020: 565 Orang Meninggal Dunia, 1174 Sembuh

"Sampai hari ini ada 47 spesimen yang sudah dikirim ke Badan Litbang Kementerian kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Spesimen tersebut berasal dari 28 RS dari 16 provinsi. Hasilnya ada 43 spesimen yang dinyatakan‎ negatif, dan 4 dalam proses pemeriksaan," tuturnya.

Jika tidak ada halangan, hasil 4 spesimen akan keluar besok pagi, Jumat (7/2/2020) dan segera diumumkan ke publik.

‎Tidak lupa, pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang namun waspada terkait virus yang kini menjadi masalah global.

Baca: Sudah Habiskan Dana Rp 847 Triliun, Virus Corona jadi Wabah Paling Mahal di Dunia dalam 20 Tahun Ini

Anung melanjutkan berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO) hingga 5 Februari 2020 kasus Novel coronavirus terkonfirmasi sebanyak 24.554 kasus dengan penambahan kasus baru mencapai 3.925 kasus.

"Virus ini menyebar ke 24 ‎negara, sebagian besar di Tiongkok," tambahnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved