Fakta Baru WO Bodong Pandamanda, Pemilik Baru Bangun Tidur saat Didatangi Pengantin Korbannya

WO Pandamanda di bilangan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat melakukan penipuan kepada kliennya satu di antaranya Isnaini yang merasakan tertipu.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Anwar Said, pemilik wedding organizer Pandamanda, tersangka penipuan puluhan calon pengantin digelandang di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Rabu (5/2/2020). 

Kini, Anwar sudah ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Depok, Pancoran Mas.

Tersangka dugaan penipuan dana jasa penyelenggaraan pernikahan, AS, ditangkap polisi di bilangan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Senin (3/2/2020) lalu.
Tersangka dugaan penipuan dana jasa penyelenggaraan pernikahan, AS, ditangkap polisi di bilangan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Senin (3/2/2020) lalu. (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma & Twitter @lstrdidi)

Pemilik WO Oleng Sejak Beli Rumah Dua Lantai Rp 1,2 Miliar

WO Pandamanda punya cara sendiri untuk mengambil untung sebanyak-banyaknya dari klien-kliennya.

Namun WO Pandamanda tidak seluruhnya membawa kabur uang yang disetorkan kliennya.

Tak seperti kasus sebelumnya WO Amor Wedding yang sempat viral karena menggelapkan dana pengantin, padaSeptember 2019 silam.

"Kalau modusnya sih misalnya bayar Rp 60 juta itu dikurangin, ayamnya enggak ada, misalnya," kata Prasetyo (27), salah satu calon pengantin yang merasa ditipu oleh Pandamanda dan memutuskan lapor ke polisi pada Selasa lalu, dikutip Kompas.com.

Awal mula soal terungkapnya dugaan penggelapan dana oleh WO Pandamanda setelah salah satu klien melapor ke polisi.

Klien tersebut melapor lantaran merasa ditipu karena pesta pernikahannya tak dilengkapi katering yang dananya sudah ditransfer ke rekening Pandamanda pada Minggu (2/2/2020).

"Di hari itu rupanya juga ada 10 kegiatan pernikahan yang lain."

"Tujuh terlaksana walaupun ada kekurangan, tetapi tiga yang lain tidak terlaksana dengan baik," jelas Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah, Rabu(5/2/2020).

Aziz menuturkan modus yang dilakukan WO Pandamanda semacam gali lubang tutup lubang.

Model bisnis seperti ini dimulai ketika Anwar membeli rumah dua lantai untuk dirinya sendiri.

Aziz menyebut total harga rumah mencapai Rp 1,2 miliar, dengan uang muka senilai Rp 300 juta.

Hingga kini, Anwar masih berupaya melunasi cicilan itu.

"Ini mulai trouble setelah dia beli rumah, untuk DP rumahnya itu dia pakai uang pelanggannya."

"Jadi uang yang sudah diterima oleh Anwar ini sudah sebagian digunakan untuk keperluan yang lain, misalnya untuk operasional kantor, untuk beli rumah, dan sebagainya," jelas Azis.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin Cahyani) (Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia) (Kompas.com/Vitorio Mantalean)

Berita Populer
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved