Virus Corona

Orang Tua WNI yang Diobservasi Ingin Anaknya Bisa Pulang Sebelum 14 Hari, Ini Jawaban Tegas Menkes

Orang tua WNI yang sedang diobservasi di Natuna mengaku sempat berharap masa observasi putrinya dapat berakhir sebelum 14 hari.

Orang Tua WNI yang Diobservasi Ingin Anaknya Bisa Pulang Sebelum 14 Hari, Ini Jawaban Tegas Menkes
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan bahwa 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus Corona bahwa kesehatannya dalam keadaan baik dan sehat, tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Orang tua seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang diobservasi di Natuna, Tri Suto, sempat berharap masa observasi putrinya dapat berakhir sebelum 14 hari.

Hal tersebut diungkapkan Tri Suto pada Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

"Saya minta ke Bapak Menkes (Menteri Kesehatan) kalau bisa masa observasi sebelum 14 hari, kalau bisa dinyatakan sembuh bisa diperbolehkan pulang,

tapi sesuai keterangan dari Ibu Wagub (Wakil Gubernur) tidak boleh dulu," kisahnya saat dalam wawancara yang diunggah kanal Youtube Najwa Shihab, Rabu (5/2/2020).

"Harus 14 hari, bahkan (kata wagub), 'nanti saya tambah 2 hari, akan saya ajak rekreasi di Kepulauan Natuna'," sambungnya.

Menanggapi hal itu, Terawan dengan tegas menyatakan hal itu tidak dapat dipenuhi.

"Tidak," tegasnya.

"Di WHO aturannya harus dua minggu masa observasi," terang Terawan.

Syahrizal Syarif, Ahli Epidemiologi/Virus Universitas Indonesia saat di acara Mata Najwa 'Menangkal Corona', Rabu (5/2/2020)
Syahrizal Syarif, Ahli Epidemiologi/Virus Universitas Indonesia saat di acara Mata Najwa 'Menangkal Corona', Rabu (5/2/2020) (YouTube/Najwa Shihab)

Ahli Epidemiologi atau Virus dari Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif, langsung menjelaskan alasan mengapa observasi WNI di Natuna dilakukan selama dua minggu.

"Rata-rata masa inkubasi untuk virus corona baru itu adalah 10 hari tapi 14 hari adalah masa inkubasi terlama, jadi untuk kehati-hatian," terang Syahrizal.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved