Virus Corona

Proses Pembuatan Makanan Untuk WNI yang Jalani Observasi di Natuna Diawasi Secara Ketat

‎Asupan makanan bagi ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjalani observasi di Natuna diawasi secara ketat.

Proses Pembuatan Makanan Untuk WNI yang Jalani Observasi di Natuna Diawasi Secara Ketat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan bahwa 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus Corona bahwa kesehatannya dalam keadaan baik dan sehat, tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, NATUNA - ‎Asupan makanan bagi ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjalani observasi di Natuna diawasi secara ketat.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono mengatakan pengawasan dilakukan mulai dari pemilihan bahan makanan, proses masak, hingga penyajian.

"Menu makanan disediakan siklus berulang seminggu makan bervariasi oleh petugas kesehatan," kata Anung di Natuna, Kamis (6/2/2020).

Baca: Bripka Rezi Adyiansah Meninggal Saat Lari Tes Calon Perwira di Stadion Pahoman Bandar Lampung

Sayangnya Anung enggan memberitahu menu apa saja yang disajikan untuk para WNI.

Dia memastikan semua menu yang disediakan punya gizi yang baik.

"‎Mohon maaf saya tidak bisa sebutkan menunya apa hari ini. Yang pasti makanan dikonfirmasi dulu dengan tenaga gizi. Kalorinya lebih dari cukup," ujarnya.

Baca: Misi Terakhir Jenderal Qassem Soleimani Sebelum Tewas Terkena Serangan Udara Amerika Serikat

‎Anung juga mendapat laporan bahwa setiap makanan yang disajikan selalu dimakan habis para WNI.

Menurutnya, hal tersebut sangat baik dan memastikan mereka dalam keadaan sehat.

"‎Alhamdulilah semua habis dimakan, inidkasinya kan masakannya enak. Kalau makan habis, berarti kan badan mereka sehat," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved