Pemulangan WNI Eks ISIS

Politikus PKS Kritik Jokowi Terkait Pernyataan Enggan Pulangkan WNI Eks ISIS ke Indonesia

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal wacana pemulangan WNI eks ISIS.

Politikus PKS Kritik Jokowi Terkait Pernyataan Enggan Pulangkan WNI Eks ISIS ke Indonesia
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal wacana pemulangan WNI eks ISIS dari Suriah.

Apalagi Jokowi mengaku jika pernyataan tersebut merupakan pendapat pribadinya.

"Baiknya Presiden tidak perlu menyatakan pendapat pribadi. Karena Presiden memang figur yang sekaligus institusi. Selalu Presiden akan dipersepsi sebagai institusi karena karakter feodal kita," ujar Mardani Ali Sera di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Anggota DPR RI ini menegaskan, negara wajib hadir untuk memulangkan 600 Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS dari Suriah ke Tanah Air.

"Untuk pemulangan, kita perlu tegas dan jelas negara wajib hadir. Jika tidak diselesaikan oleh Indonesia, maka akan menjadi problem bagi planet kita," ujar Mardani.

Dia mendorong, pemerintah untuk memetakan para eks ISIS itu sebelum dipulangkan ke Tanah Air.

Dengan begitu, imbuh dia, pemerintah tahu bagaimana cara menangani para eks ISIS berdasarkan kategori masing-masing.

"Petakan, buat roadmapnya mana yang harus dihukum, mana yang harus dimasukkan program ekonomi atau deradikalisasi dan mana yang harus dididik dengan kasih sayang. Sesudah itu buat aksi. Insya Allah hasilnya baik bagi bangsa dan masyarakat," ucap Mardani.

Jokowi: Kalau Bertanya Kepada Saya, Saya Akan Bilang Tidak

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved