Virus Corona

Inilah Potret Keindahan Natuna, Tempat Observasi WNI Asal Wuhan

Ternyata Natuna menyimpan keindahan alam yang luar biasa.‎ Natuna telah ditetapkan menjadi Geopark pada 29 November 2018.

Inilah Potret Keindahan Natuna, Tempat Observasi WNI Asal Wuhan
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Beberapa wisatawan menikmati wisata Tanjung Datok di ujung timur laut Natuna tepatnya di desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna. Lokasi ini bisa ditempuh dengan jarak 60 km dari Kota Ranai, Natuna. 

TRIBUNNEWS.COM, NATUNA - ‎Ditengah ramainya berita Natuna yang menjadi lokasi observasi ratusan WNI dari Wuhan, China, ternyata keindahan alamnya luar biasa.

Terlebih diawal warga beberapa kali menggelar aksi demo menolak wilayahnya menjadi tempat observasi.

Ternyata Natuna menyimpan keindahan alam yang luar biasa.‎ Natuna telah ditetapkan menjadi Geopark pada 29 November 2018.

Beberapa wisatawan menikmati wisata Tanjung Datok di ujung timur laut Natuna tepatnya di desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna. Lokasi ini bisa ditempuh dengan jarak 60 km dari Kota Ranai, Natuna.
Beberapa wisatawan menikmati wisata Tanjung Datok di ujung timur laut Natuna tepatnya di desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna. Lokasi ini bisa ditempuh dengan jarak 60 km dari Kota Ranai, Natuna. (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Baca: Gibran Disebut Sosok yang Tepat Terima Rekomendasi dari Megawati, Ini Alasannya

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Hardinansyah menjelaskan potensi pariwisata Natuna terdiri dari 119 obyek dan daya tarik pariwisata.

"70 persen diantaranya merupakan wisata bahari pantai dan laut. Ada juga 21 benda muatan kapal yang sudah diinventarisasi oleh KKP," ucap Hardinansyah di Natuna, Sabtu (8/2/2020).

Baca: Status Medsos Li Wenliang Pahlawan Virus Corona untuk Anak Sebelum Meninggal, Kini Mustahil Terwujud

Hardinansyah menjelaskan Geopark Natuna terdiri dari 8 geosite Natuna yakni pulau Setanau, Pulau Akar, Batu Kasah, Tanjung Senubing, Pulau Senua, Goa ‎Kamak, Tanjung Datok dan Gunung Ranai.

Beberapa wisatawan menikmati wisata Tanjung Datok di ujung timur laut Natuna tepatnya di desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna. Lokasi ini bisa ditempuh dengan jarak 60 km dari Kota Ranai, Natuna.
Beberapa wisatawan menikmati wisata Tanjung Datok di ujung timur laut Natuna tepatnya di desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna. Lokasi ini bisa ditempuh dengan jarak 60 km dari Kota Ranai, Natuna. (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

"Beberapa Geosite kami merupakan pulau terdepan NKRI," tambahnya.

Selain geosite, lokasi wisata yang bisa diexplore di Natuna yakni Gunung Ranai, Alif Stone, Gunung sekuyam, pantau Batu Kasah, hingga goa Lubang Kamak.

Indahnya wisata Natuna terbukti dengan pesatnya jumlah wisatawan ‎yang berkunjung kesana. Di 2018 jumlah wisatawan mencapai 22 ribu.

Di 2019 naik berkali-kali lipat menjadi 30.666 kunjungan wisatawan. Wisatawan berbondong-bondong ke Natuna karena pihaknya intens promosi.

"Kami terus viralkan destinasi keindahan alam sehingga dari 2018 ke 2019 wisatawan yang datang sangat signifikan," tambahnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved