Virus Corona

Kondisi WNI Pengidap Corona di Singapura Kian Stabil Meski Masih Dirawat di General Hospital

Seorang WNI yang bekerja di Singapura dan positif terjangkit novel corona virus yang tertular dari majikannya, kini kondisinya sudah membaik.

Kondisi WNI Pengidap Corona di Singapura Kian Stabil Meski Masih Dirawat di General Hospital
FB ANAS SETYA
Pekerja migran asal Indonesia di Hong Kong, Anas Setya, Kamis, 6 Februari 2020 melalui akun facebook-nya membagikan foto warga Hong Kong panik mengantre masker di sejumlah toko karena dilanda isu akan ada kebijakan karantina terkait penyebaran virus corona di Hong Kong. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Singapura positif terjangkit novel corona virus yang tertular dari majikannya.

Kepala Seksi Perlindungan TKI Masa Penempatan Kementerian Ketenagakerjaan Dr Maptuha menyebutkan saat ini kondisi kesehatan WNI tersebut terus membaik.

"Info terbaru mengenai WNI kita yang berada di Singapura yang dinyatakan positif virus novel corona, saat ini kondisinya sudah stabil," kata Maptuha di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2020).

Walau kondisinya sudah membaik, WNI tersebut masih dirawat di rumah sakit dan mendapatkan perawatan di General Hospital Singapura.

Perawatan terus dipastikan hingga 14 hari setelah dinyatakan positif yang merupakan masa inkubasi dari virus tersebut.

"Masih dirawat di rumah sakit di Singapura untuk terus dipantau di bawah pengawasan Kementerian Singapura hingga dinyatakan benar-benar sehat," ucap Mapuha.

Sementara itu kasus penularan kepada WNI tersebut karena sang majikan yang bekerja di toko obat di Singapura kerap berinteraksi dengan turis asal China.

Saat ini majikan dari WNI tersebut juga tengah mendapatkan perawatan untuk mengatasi novel corona virus yang pertama mewabah di Wuhan, China.

Baca: Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Dilarang Berkumpul dengan Jumlah Banyak & Diberi Termometer

Baca: Balasan Sindiran Inul Daratista untuk Netizen Tak Kalah Pedas, Kesal Sering Dituding Operasi Plastik

WNI tersebut memang tidak bersedia data dirinya diinformasikan terkecuali jenis kelaminnya yakni perempuan dan berusia 41 tahun.

Informasi terkait WNI tersebut dikomunikasikan dari Kementerian Kesehatan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved