Hakim Cecar Bos PT INTI Soal Pinjaman Uang dari Direktur Keuangan Angkasa Pura II

Sidang kali ini beragenda pemeriksaan terdakwa atas nama mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara.

Tribunnews.com/ Glery Lazuardi
Mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar sidang lanjutan kasus suap proyek pelaksanaan pekerjaan pemasangan Semi Baggage Handling System (BHS), Senin (10/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar sidang lanjutan kasus suap proyek pelaksanaan pekerjaan pemasangan Semi Baggage Handling System (BHS), Senin (10/2/2020).

Sidang kali ini beragenda pemeriksaan terdakwa atas nama mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara.

Fahzal Hendri, anggota majelis hakim menanyakan kepada Darman soal penerimaan uang dari Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Yastrialsyah senilai Rp 5 Miliar pada bulan Juli 2018.

Baca: Kasus Korupsi RJ Lino, KPK Periksa Dirut PT Pengerukan Indonesia

"Kapan perjanjian utang-piutang itu?" tanya Fahzal kepada Darman di persidangan.

"Juli 2018," jawab Darman.

Lalu, Fahzal menanyakan terkait materi perjanjian utang-piutang antara Darman dengan Andra.

Selain itu, turut ditanyakan siapa para saksi yang hadir pada saat membuat perjanjian tersebut.

Baca: Kasus Korupsi Pengadaan Laboratorium Madrasah, KPK Periksa Mantan Sesditjen Kemenag

Berdasarkan keterangan dari Darman, terungkap kehadiran Teddy, orang kepercayaan Darman yang mengetahui adanya perjanjian tersebut.

"Apa isi perjanjian?" tanya hakim kepada Darman.

Halaman
1234
Berita Populer
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved