Pernah Jadi Pembalap dan "Gembel", Ungkap Masa Kecil Mentan

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo adalah sosok pria yang masa kecilnya normal seperti anak lain, nakal dan gemar balap motor.

Pernah Jadi Pembalap dan
dok. Kementan

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo adalah sosok pria yang masa kecilnya normal seperti anak lain, nakal dan gemar balap motor.

Namun itu dulu, saat dia berada di usia remaja. Cerita kenakalan ini diungkapkan oleh kakak Syahrul, Tenri Olle Yasin Limpo dalam acara Q & A Metro TV, Minggu, 9 Februari 2020.

"Masa kecil pak Syahrul itu anak yang nakal karena dia suka balap motor. Tapi, sejak kecil dia sudah bergabung dengan kelompok "Gembel" singkatan Gemar Belajar, dan beliau selalu menjadi pemimpin di kelompok itu. Dia nakal tapi rajin belajar," kata Tenri.

Diluar kenakalannya, kata Tenri, Syahrul adalah sosok penyayang dan pemerhati keluarga sejak usia remaja. Dia juga merupakan lelaki yang tak pernah putus menyayangi kedua orang tua. Bagi Tenri, Syahrul adalah pemimpin yang selalu belajar memahami persoalan.

"Pak Syahrul itu adalah orang yang sangat sayang dan memperhatikan keluarga. Dia juga adalah orang yang sangat sayang kepada ibu," katanya.

Mengenai hal ini, Syahrul mengatakan bahwa sosok ibu adalah sosok yang mengajarkan pentingnya kejujuran dan sikap adil dalam setiap tindakan dan perbuatan.

"Ibu saya adalah baitullah saya. Oleh karena itu kalau saya datang ke ibu saya, berarti saya sedang datang ke baitullah. Ibu saya mengajarkan saya menjadi sosok laki laki Bugis Makasar, yang tidak boleh pura-pura dan tidak boleh berbohong. Dan itulah ibu saya, sehingga kalau ada masalah saya selalu kembali ke ibu," katanya.

Berbicara ibu dan masa kecil, Syahrul juga mengaku bahwa sejak jadi bupati ia memiliki ketertarikan pada olahraga otomotif lainya, yakni offroad. Olahraga ini, kata dia, adalah olahraga sehat karena memiliki kombinasi dengan dunia kerja.

"Saya suka offroad karena bisa sambil liat wilayah dan lahan-lahan pertanian. Saya bisa lihat apakah pupuknya sudah sampe ke tangan petani atau belum. Bahkan dengan offroad, aku bisa tembus ke daerah terpencil," tandasnya.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved