Polemik Ratna Sarumpaet

Aktivis Laporkan Andre Rosiade soal Penggerebekan PSK: Penjual, Penyedia, Pembeli Bisa Dipidana

Jaringan aktivis Indonesia melaporkan Ketua DPD Gerindra, Andre Rosiade terkait tindakan penggerebekan pekerja seks komersil (PSK) di Padang, Sumbar.

Aktivis Laporkan Andre Rosiade soal Penggerebekan PSK: Penjual, Penyedia, Pembeli Bisa Dipidana
Kolase Tribun Padang
Andre Rosiade dan pihak Polda Sumbar saat menggerebek PSK di sebuah hotel di Padang, Minggu (26/1/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Jaringan Aktivis Indonesia melaporkan Ketua DPD Gerindra, Andre Rosiade terkait tindakan penggerebekan pekerja seks komersil (PSK) di Padang, Sumatera Barat.

Andre Rosiade dilaporkan ke Mabes Polri, Senin (10/2/2020).

Ketua Jaringan Aktivis Indonesia, Donny Manurung menyampaikan terdapat beberapa pasal yang bisa dikenakan terhadap Andre Rosiade.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube KompasTV, Selasa (11/2/2020).

"Makanya kita datang ke Bareskrim untuk melaporkan bahwasanya Andre Rosiade bisa dipidanakan dari kasus ini."

"Pasal 56 KUHP, Pasal 296 KUHP, Pasal 310, Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Itu lah beberapa pasal-pasal yang bisa di indikasikan untuk Andre Rosiade sebagai dasar hukum," papar Donny.

Selain Andre, terkait dengan kasus ini, asisten Andre Rosiade juga dilaporkan dalam kasus yang sama.

Andre Rosiade yang merupakan anggota DPR dianggap sengaja memanfaatkan isu penggerebekan PSK untuk kepentingan tertentu.

Meski demikian laporan yang diserahkan ke polisi masih harus dilengkapi bukti.

Donny Manurung menyebut Andre Rosiade hanya mendompleng nama lewat penggerebekan PSK tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved