Di ILC, Mahfud MD Bahas Luka SARA Prabowo Vs Jokowi sejak 2014: Itu Hanya Jualan Saja

Mahfud MD mengulas kembali perpecahan di Indonesia yang terjadi akibat politik SARA yang dimulai sejak Pilgub 2017

Di ILC, Mahfud MD Bahas Luka SARA Prabowo Vs Jokowi sejak 2014: Itu Hanya Jualan Saja
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD (11/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengulas kembali perpecahan di masyarakat yang menurutnya terjadi karena peristiwa Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017.

Mahfud mengatakan perpecahan terjadi akibat adanya pihak-pihak yang menggunakan isu keagamaan untuk meraih kepentingan politik.

Ia berharap agar Suku Agama, Ras dan antar Golongan (SARA) tidak lagi digunakan dalam perpolitikan di Indonesia.

 

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (11/2/2020), mulanya Mahfud menceritakan kejadian Pemilu tahun 2014.

Kala itu Mahfud mengatakan rivalitas antara Prabowo dan Jokowi yang memperebutkan kursi RI 1 berjalan secara sehat.

Isu yang diperdebatkan adalah perbandingan pendekatan politis antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Begini Bang Karni, tahun 2014 itu terpecah antara calon Pak Prabowo dan Pak Jokowi, Jokowi-Jusuf Kalla, Prabowo-Hatta Rajasa, itu terpecah," kata Mahfud.

"Tapi terpecahnya saat itu enggak pakai politik SARA, itu pendekatan program saja."

"Kalau saya melihat Pak Jokowi itu pendekatannya populis, langsung ke rakyat bawah, ke rakyat kecil, ke gorong-gorong."

"Kalau Pak Prabowo, pendekatannya itu strukturalis, dia mau memperbaiki sistem, dan itu memang pendekatannya begitu," lanjutnya.

Baca Selengkapnya >>>

Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved