Kepala BPIP Sebut Agama musuh Terbesar Pancasila, NasDem: Itu Pernyataan yang Ngawur

"Ini statement yang sangat ngawur. Agama apapun tidak pernah menjadi musuh Pancasila," katanya

Kepala BPIP Sebut Agama musuh Terbesar Pancasila, NasDem: Itu Pernyataan yang Ngawur
Wartakota/henry lopulalan
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi (kiri) dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh (kanan) membacakan sumpah jabatan saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020). Presiden Joko Widodo resmi melantik Yudian Wahyudi sebagai Kepala BPIP dan Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala BPKP. (Warta Kota/Henry Lpulalan) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang menyebut agama kerap menjadi musuh Pancasila merupakan pemikiran ngawur dan harus ditarik.

Pasalnya, semua kepercayaan menjadi pondasi lahirnya negara berikut ideologinya.

Baca: Bikin Gaduh Sebut Agama Adalah Musuh Pancasila, Kepala BPIP Harus Minta Maaf

"Ini statement yang sangat ngawur. Agama apapun tidak pernah menjadi musuh Pancasila, apalagi Islam, " terang Anggota Komisi II DPR asal Fraksi NasDem Syamsul Luthfi kepada Wartawan, Rabu (12/2).

Menurut dia semua tokoh agama di Indonesia ikut berjuang mendirikan republik ini.

Dengan demikian, agama apapun tidak mungkin menjadi musuh Pancasila.

"Yang kadang menjadi masalah akhir-akhir ini adalah penafsiran keagamaan menyangkut paham keagamaan yang berbeda satu dengan yang lain dan sama bukan agama itu sendiri," ujarnya.

Oleh sebab itu, Syamsul yang juga tokoh masyarakat Nusa Tenggara Barat ini meminta Yudian Wahyudi menarik pernyataannya tersebut.

"Pernyataan kontroversial ini harus ditarik lagi karena bisa menimbulkan reaksi keras dari segenap komponen bangsa," pungkasnya.

Hal ini bermula dari wawancara Yudian dengan salah satu media daring.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved