Virus Corona

Turis China Takut Pulang ke Negaranya karena Virus Corona, Mereka Pilih Bertahan di Bali

Hanya 61 orang, termasuk 12 anak, yang menerima tawaran tersebut dan terbang bersama maskapai China Eastern Airlines ke Wuhan Sabtu (8/2) kemarin.

Shanghaiist
Ilustrasi. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah berencana memberi tarif khusus penerbangan ke destinasi wisata domestik, untuk mengantisipasi penurunan dalam sektor pariwisata.

Baca: Nasib Amien Rais Dalam Struktural PAN Belum Ditentukan, Zulkifli Hasan: Nanti Kita Diskusikan Lagi

Baca: Ratna Pandita Beberkan Kelakuan Lucinta Luna: Halu dan Sombong, Hingga Ogah Ikut Arisan Perempuan

Baca: Cerita Bolot Jadi Badut di Lampu Merah Cibubur: Cari Uang Buat Beli Kain Kafan dan Kuburan Dirinya

"Pemerintah akan mendorong penerbangan-penerbangan ke destinasi wisata seperti Bali, Kepri, Batam, Bintan, atau Manado, akan diperhitungkan untuk diberi tarif khusus yang akan dihitung," kata Airlangga.

'Sejumlah pekerja China tidak bisa kembali'

Pembatasan perjalanan tak hanya berdampak ke pariwisata, tapi juga ke investasi, khususnya di triwulan pertama, ujar peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abra Tallatov.

"Ini juga persoalan mobilitas orang. Investasi nggak lepas dari tenaga kerja asing, skilled worker yang ditentukan. Itu kan tersendat," ujarnya.

Misalnya, sebanyak 300 tenaga kerja China pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dilarang masuk kembali Indonesia setelah masa perayaan Imlek untuk mencegah menyebarnya virus corona di Indonesia.

Untuk mengantisipasi perlambatan proyek, PT KCIC mengatakan mereka mencoba mengoptimalkan pekerja yang ada.

"Perusahaan lebih mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada dan mendorong pemenuhan tenaga kerja lokal untuk memastikan progres kontruksi berjalan dengan optimal," ujar PT KCIC melalui pernyataan tertulis.

China merupakan investor terbesar ketiga di Indonesia setelah Singapura dan Jepang.

Dari Januari hingga Juni 2019, investasi China di Indonesia mencapai US$2,3 miliar atau 16,2% dari total investasi asing di Indonesia.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved