Polemik Andre Rosiade Jebak PSK

Andre Rosiade Bantah Aksi Grebek PSK Berbau Politis: Saya Peraih Suara Terbanyak di Dapil Sumbar 1

Andre Rosiade membantah aksi penggrebekan terhadap PSK di Padang, Sumatera Barat pada akhir Januari bertujuan untuk menaikan popularitas politiknya.

Youtube/Metrotvnews
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade 

Andre kemudian menjelaskan terkait kronologi penggrebekan PSK di Padang pada beberapa waktu lalu.

Andre menyebut motifnya hanya satu yakni sebagai anggota DPR RI yang dipilih oleh rakyat, tentu akan menerima asipirasi mereka yang mengaku gelisah dengan prostitusi online yang merajalela di Padang.

Mendengar laporan dari masyarakat Padang Andre kemudian menyampaikan dan memfalisitasi hal ini kepada pihak kepolisian.

Baca: Pakar Hukum: Pihak Hotel Bisa Pidanakan Andre Rosiade Terkait Video Aksi Penggerebekan Prostitusi

"Dan yang melakukan penangkapan itu, pihak kepolisian Polda Sumbar, bukan Andre Rosiade," imbuhnya.

"Yang memesan wanita itu pihak masyarakat yang bekerja sama dengan kepolisian bukan Andre Rosiade," kata Andre.

"Saat memesan perempuan itu, mohon maaf ya, ternyata pihaknya meminta bukti kamar dimana menginap. Waktu itu masyarakat itu menanyakan siapa yang punya kamar," ujarnya.

"Kebetulan Bimo yang merupakan staf Andre, bilang pakai kamar saya saja tidak kepakai, silahkan," ujarnya.

s
 Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade (YouTube metrotvnews)

Lebih lanjut Andre mengaku polemik yang terjadi pada dirinya saat ini merupakan penggiringan opini yang menarik.

Pasalnya penggerebekan tersebut terjadi pada 26 Januari 2020.

Namun, ia baru diserang oleh publik pada 4 Februari 2020, sekitar 9 hari setelah peristiwa tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved