PAN Gabung Koalisi Pemerintah, Sangat Tergantung Jokowi

Rekam jejak (track record) partai politik selama ini, menurut dia, juga akan menjadi pertimbangan untuk menentukan menerima atau tidak bergabung dalam

PAN Gabung Koalisi Pemerintah, Sangat Tergantung Jokowi
Tribunnews/Dennis Destryawan
Zulkifli Hasan (tengah) berpelukan dengan kandidat lainnya usai terpilih sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2020-2025 dalam Kongres V PAN di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020). Zulkifli Hasan terpilih lagi sebagai Ketum PAN setelah mendapatkan 331 suara mengungguli calon lainnya, Mulfachri Harahap dan Dradjad Wibowo. Tribunnews/Dennis Destryawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sangat tergantung Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperkenankan atau tidak Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung ke pemerintah.

Hal itu disampaikan Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi (Awiek) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

"Semuanya tergantung pak Jokowi," ujar Sekretaris Fraksi PPP di DPR RI ini.

Baca: Partai Demokrat Hormati Jika PAN Bergabung ke Koalisi Jokowi

Rekam jejak (track record) partai politik selama ini, menurut dia, juga akan menjadi pertimbangan untuk menentukan menerima atau tidak bergabung dalam koalisi pemerintah.

Baca: Persoalan Natuna Utara Jadi Tantangan Kepala Bakamla Aan Kurnia

"Namun biasanya track record selama ini akan menjadi perhatian atau setidaknya menjadi bahan evaluasi," jelas anggota DPR RI ini.

Soliditas juga harus menjadi pertimbangan guna mengawal program pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.

"Satu koalisi itu harus solid untuk mengawal pembangunan Indonesia dengan tujuan kesejahteraan. Jika di koalisi justru tidak solid maka hal itu akan mengganggu agenda-agenda pemerintahan," tegasnya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved