Politikus NasDem Minta PAN Tak Bersikap Mendua Jika Masuk Koalisi

Akan amat canggung ketika PAN yang selama kampanye pada pilpres lalu menilai pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) gagal itu akan berbalik mendukung.

Politikus NasDem Minta PAN Tak Bersikap Mendua Jika Masuk Koalisi
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem, Taufik Basari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) harus konsisten dan tidak bersikap mendua, jika ingin merapat ke partai koalisi pendukung pemerintah.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

"Jikapun PAN pada akhirnya tetap bergabung dengan pemerintah harapannya agar konsisten sebagai partai pendukung pemerintah dan tidak bersikap mendua," ujar anggota DPR RI ini.

Baca: Mahfud MD Tolak Ungkapan Rizal Ramli soal Perlu Akhlak dan Ilmu untuk Kelola BUMN, Ini Alasannya

Baca: Sopir Taksi Okinawa Jepang Terinfeksi Virus Corona Covid-19 Setelah Bawa 4 Orang dari Kapal Pesiar

Baca: Kabar Perseteruan Rachel Vennya & Wulan Russel, Diduga karena Menyontek Perlengkapan Bayi

Tobas, sapaan akrab Taufik Basari mengatakan, akan amat canggung ketika PAN yang selama kampanye pada pilpres lalu menilai pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) gagal itu akan berbalik mendukung.

"Tentu akan amat canggung ketika partai yang selama kampanye kemarin menyatakan pemerintah tidak berhasil, gagal, tidak berprestasi dan sebagainya, kemudian berubah sikap dengan mempertahankan argumentasi keberhasilan pemerintah," tegas anggota DPR RI ini.

Diketahui, setelah terpilih kembali menjadi Ketua Umum PAN periose 2020-2025, Zulkifli belum menentukan arah partai apakah akan berkoalisi atau menjadi oposisi Pemerintahan Jokowi.

Zulkifli mengatakan PAN tidak akan masuk ke dalam pemerintahan, tapi juga tidak sebagai oposisi pemerintah.

"Kita akan jadi mitra kritis, bisa memberikan solusi masalah-masalah yang dihadapi. Masuk tidak, oposisi juga tidak," ujar Zulkifli di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020).

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved