Breaking News:

Polisi Bongkar Wisata Seks 'Halal' di Puncak Bogor, Modus Kawin Kontrak Tarifnya Capai Rp 10 Juta

Polisi berhasil membongkar wisata seks halal yang berada di kawasan Puncak, Bogor.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polisi mengamankan barang bukti dari mucikari kawin kontrak di kawasan puncak Bogor 

TRIBUNNEWS.COM - Bareskrim Polri membongkar kasus 'wisata seks halal' di Puncak, Bogor dengan modus kawin kontrak.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo mengatakan kasus ini termasuk tindak pidana perdagangan orang.

"Kami kembali mengkungkap tindak pidana perdagangan orang dengan modus kawin kontrak atau short time di wilayah Puncak Bogor," ujarnya di Bareskrim Polri, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya kasus ini sudah menjadi isu Internasional dan Bareskrim Polri berhasil menangkap jaringan berjuluk 'wisata seks halal' ini. 

"Wisata seks halal ini sudah menjadi isu Internasional, sehingga kami melakukan penyelidikan di puncak, kemudain terungkaplah jaringan."

"Kita menangkap 2 penyedia perempuan di wilayah puncak. 1 yang mengkoordinir kegiatan prostitusi. 1 warga negara asing yang ikut serta pengguna dari tindak pidana ini," ujarnya dilansir melalui YouTube Kompas TV, Sabtu (15/2/2020).

Ia menjelaskan dalam kasus ini ada 2 modus yang digunakan, yaitu modus kawin kontrak dan short time.

Baca: Wisata Seks di Kawasan Puncak Bogor Ternyata Mendunia Karena Videonya Ada di Youtube

Untuk tarif yang dipasang berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 10 juta.

"Ada 2 modus kawin kontrak atau short time. Untuk short time 1-3 jam itu harganya 500 ribu. Untuk kawin kontrak 3 hari 5 juta, 7 hari 10 juta," ungkapnya.

Dalam modus kawin kontrak yang digunakan dalam kasus ini mucikari mendapatkan uang 40% dari harga yang sudah disepakati. 

Halaman
123
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved