PAN Mau Gabung Koalisi, Politikus PPP: Semuanya Tergantung Jokowi

Bergabung atau tidak Partai Amanat Nasional (PAN) ke pemerintah akan bergantung kepada keputusan Jokowi.

Tribunnews/Dennis Destryawan
Zulkifli Hasan (tengah) dalam Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2/2020). Zulkifli Hasan terpilih lagi sebagai Ketua Umum PAN (periode 2020-2025) dalam pemungutan suara yang berlangsung pada Selasa (11/2/2020). Tribunnews/Dennis Destryawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bergabung atau tidak Partai Amanat Nasional (PAN) ke pemerintah akan bergantung kepada keputusan Jokowi.

"Semuanya tergantung pak Jokowi," ujar Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi (Awiek) kepada Tribunnews.fom, Minggu (16/2/2020).

Rekam jejak (track record) partai politik selama ini, menurut dia, juga akan menjadi pertimbangan untuk menentukan menerima atau tidak bergabung dalam koalisi pemerintah.

"Namun biasanya track record selama ini akan menjadi perhatian atau setidaknya menjadi bahan evaluasi," jelas anggota DPR RI ini.

Baca: Kisah Remaja Tewas Hadang Penjahat Agar 8 Orang Bisa Melarikan Diri, Dikenal Sering Diintimidasi

Soliditas juga harus menjadi pertimbangan guna mengawal program pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.

"Satu koalisi itu harus solid untuk mengawal pembangunan Indonesia dengan tujuan kesejahteraan. Jika di koalisi justru tidak solid maka hal itu akan mengganggu agenda-agenda pemerintahan," tegasnya.

NasDem: Akan Amat Canggung bagi PAN yang Kemarin Bilang Pemerintah Gagal Malah Bergabung

Partai NasDem sangat menyayangkan jika Partai Amanat Nasional (PAN) meninggalkan oposisi dan merapat ke partai koalisi pendukung pemerintah.

Baca: Resmi: Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 tanpa Penonton, Begini Tanggapan Media Officer Arema FC

"Pilihan itu adalah haknya PAN. Tetapi sayang sekali jika tidak ada partai yang menempatkan diri sebagai “oposisi”," ujar Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved