Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Besok Senin 17 Februari 2020: Jakarta dan Sekitarnya Hujan Lebat

Peringatan dini cuaca ekstrem BMKG hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Jabodetabek

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Besok Senin 17 Februari 2020: Jakarta dan Sekitarnya Hujan Lebat
climatechange-theneweconomy.com
Ilustrasi Cuaca - BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Senin 17 Februari 2020, Jabodetabek Hujan Lebat disertai Petir 

TRIBUNNEWS.COM - Melalui laman resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk besok Senin (17/2/2020).

Peringatan dini cuaca ekstrem tersebut terkait potensi hujan lebat dan hujan lebat disertai angin kencang, petir/kilat di sejumlah wilayah Indonesia.

Tercatat 15 wilayah berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir termasuk Jabodetabek dan Jawa Barat.

Sementara 12 wilayah berpotensi hujan lebat termasuk Jawa Tengah dan Bali.

Ilustrasi hujan petir - Simak prakiraan cuaca BMKG 33 kota besok, Senin 22 April 2019, Jambi dan Pontianak berpotensi cuaca ekstrem hujan petir.
Ilustrasi hujan petir (Science Daily)

Peringatan dini tersebut berdasar temuan massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, NTT, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sementara itu, daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Barat.

Selain itu, wilayah Kalimantan Tengah bagian Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah bagian Selatan, Sulawesi Selatan bagian Utara, Sulawesi Tenggara bagian Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat bagian Timur, dan Papua bagian Tengah juga termasuk dalam daerah memiliki potensi konvektif dari faktor lokal indeks labilitas atmosfer sedang/kuat.

Terdapat juga sirkulasi siklonik di Laut Natuna (925/850 mb).

Konvergensi memanjang dari Lampung, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan hingga Perairan Selatan Sulawesi Selatan.

Daerah belokan angin terdapat diSumatera bag Utara, Jawa, Kalimantan Timur, Sulawesi, Maluku, dan Papua Barat.

Halaman
1234
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved