MAKI Siap Gugat Berkali-kali KPK untuk Tetapkan Tersangka Baru Kasus Suap PAW Anggota DPR

"Menghormati putusan hakim yang independen berhak memutus berdasarkan keadilan dan KeTuhanan Yang Maha Esa," kata Boyamin

MAKI Siap Gugat Berkali-kali KPK untuk Tetapkan Tersangka Baru Kasus Suap PAW Anggota DPR
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Koordinator MAKI Boyamin Saiman 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menghormati putusan praperadilan terkait kasus suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR dari PDI Perjuangan.

Diketahui, Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Ratmoho menolak gugatan praperadilan yang diajukan MAKI untuk meminta KPK menetapkan tersangka kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan advokat Donny Tri Istiqomah.

Baca: KPK Bakal Ambil Langkah Hukum kepada Pihak yang Sembunyikan Harun Masiku dan Nurhadi

"Menghormati putusan hakim yang independen berhak memutus berdasarkan keadilan dan KeTuhanan Yang Maha Esa," kata Boyamin, saat dihubungi, Senin (17/2/2020).

MAKI merasa telah mendapat jawaban resmi dalam persidangan bahwa kasus suap Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku kepada mantan Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.

Namun, kata dia, putusan tersebut tidak menyurutkan niat MAKI mendesak KPK untuk menetapkan calon tersangka baru.

"MAKI akan tetap mengawal kasus ini sebagaimana telah melakukan pengawalan kasus-kasus lain termasuk kasus Century yang baru menang lawan KPK setelah mengajukan gugatan praperadilan sebanyak enam kali," ujarnya.

Bahkan, MAKI bertekad untuk mengajukan beberapa kali praperadilan sampai ada tersangka baru.

"Berkaca dari kemenangan praperadilan Century, MAKI siap gugat praperadilan KPK hingga enam kali kasus suap Harun Masiku kepada Wahyu Setiawan hingga ditetapkan tersangka baru," tambahnya.

Untuk diketahui, gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR dari PDI Perjuangan, kandas.

Baca: Reaksi KPK Sikapi Sayembara MAKI Mencari Harun Masiku dan Nurhadi Berhadiah iPhone 11

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved