Politikus PDIP: Pak Jokowi Tepat Pilih Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

Politikus PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tepat memilih Prabowo Subianto

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) bersama dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono (kiri) saat tiba di Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepualauan Riau, Rabu (5/2/2020). Kunjungan tersebut untuk memastikan WNI yang menjalani masa observasi dari virus Corona pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China dalam keadaan sehat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tepat memilih Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

Hal itu disampaikannya merespons hasil survei Indo Baromoter yang menempatkan Prabowo sebagai menteri berkinerja paling baik.

"Berarti Pak Jokowi selalu yang tepat the right man and the right place. Dia menempatkan orang yang benar, Pak Prabowo jadi Menteri Pertahanan," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Anggota Komisi III DPR ini merasa senang karena publik puas dengan kinerja yang ditunjukkan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Baca: Hasil Survei Indo Barometer Prabowo Menteri Ngetop & Kerjanya Baik, Disebut Wajar karena Ini

Baca: Soal Catatan 100 Hari Jokowi-Maruf, Qodari: Kinerja Prabowo Baik, Pendukungnya Tak Baper Lagi

Hal itu akan berdampak posutif pada jalannya pemerintahan.

"Kalau kabinet ini juga kerjanya tidak bagus, yang jelek Pak Jokowi dan kita senang kinerja Pak Prabowo bagus," ujarnya.

Selain itu, ia menilai survei Indo Baromoter itu mematahkan sejumlah pihak yang memandang Prabowo tidak tepat menjadi Menteri Pertahanan.

Ia berharap kinerja bagus ditunjukkan para menteri di Kabinet Indonesia Maju hingga akhir masa jabat pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Mudah-mudahan saja ini bukan hanya 100 hari tetapi sampai minimal tahun keempatlah. Kalau udah mau tahun keempat ke lima kan turbulensi politiknya tinggi nanti. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat itu," ucap dia.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: chaerul umam
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved