Sandiaga: Diaspora Indonesia di Jepang Jangan Habisi Uang dengan Gaya Hidup Berlebihan

Diaspora Indonesia yang ada di Jepang diharapkan agar tidak menghabiskan uang dengan gaya hidup yang berlebihan.

Sandiaga: Diaspora Indonesia di Jepang Jangan Habisi Uang dengan Gaya Hidup Berlebihan
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Sandiaga Salahuddin Uno, pengusaha dan politikus Indonesia, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

Laporan Koresponden ‪Tribunnews.com‬, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Diaspora Indonesia yang ada di Jepang diharapkan agar tidak menghabiskan uang dengan gaya hidup yang berlebihan. Sisihkan untuk ditabung buat masa depan.

"Bagi diaspora Indonesia yang ada di Jepang, uang janganlah dihabiskan engan gaya hidup berlebihan. Coba sisihkan sebanyak mungkin untuk bisa menjadi modal usaha di Indonesia dengan baik," kata Sandiaga Salahuddin Uno, pengusaha dan politikus Indonesia kepada Tribunnews.com, Minggu (16/2/2020).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memberikan ceramah di Osaka dan di Tokyo kemarin kepada anak muda Indonesia yang diperkirakan berjumlah 1000 orang.

"Saya bicara berusaha untuk mendorong wirausaha di Jepang mengambil peluang dengan pendekatan pasar pertumbuhan kelas menengah Indonesia yang diprediksi punya pasar paling menarik karena Indonesia bertumbuh 5 persen. Hal itu kalau bisa dipelihara bahkan ditingkatkan sampai tahun 2045 sesuai prediksi presiden kita, maka Indonesia bisa jadi 5 besar perekonomian dunia skala ekonomi 7 triliun dolar AS," tambahnya.

Baca: Ceburkan Diri ke Danau Hindari Polisi Saat Tawuran, Remaja Ini Ditemukan Tak Bernyawa

Baca: Bantah Diberikan Mobil oleh Faisal Harris, Shafa Harris Kasih Sindiran Telak untuk Jennifer Dunn

Oleh karena itu Sandiaga berharap masyarakat semua harus bisa memperkuat perekonomian rakyat khususnya kalangan UKM agar lebih bergairah.

"Coba kita lihat industri kita berisi kalangan pekerja dengan lapangan kerja diisi oleh 97 persen dari kalangan UKM saat ini," kata Sandiaga.

Sekarang mencari pekerjaan menurut Sandiaga sangat sulit di Indonesia.

"Kita harus bisa menumbuhkan dan menciptakan lapangan kerja baru dan terus maju dari hari ke hari. Apalagi dengan Omnibus Law di tahun 2020 ini," tambahnya.

Baca: Peringatan Dini Cuaca Periode 17-18 Februari 2020: Jawa Timur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Baca: Nikah Lagi, Danny Rukmana Mantan Suami Lulu Tobing Padukan Adat Jawa dan Bugis Makassar

"Dengan Omnibus law kita bisa berdayakan UKM dan ciptakan lapangan kerja yang lebih luas lagi," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved