Ibu Kota Baru

Kata Mendagri soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan: Banyak Potensi yang Dapat Dimanfaatkan

Hal itu dikarenakan melimpahnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang terdapat di Pulau Kalimantan penting sebagai modal untuk pembangunan

Kata Mendagri soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan: Banyak Potensi yang Dapat Dimanfaatkan
Reza Deni/Tribunnews.com
Mendagri Tito di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020). 

Mendagri Nilai Keputusan Presiden Pindah Ibu Kota, Keputusan Yang Tepat

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRUBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Menteri dalam negeri (Mendagri), Tito Karnavian menilai keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan Ibu Kota Negara di Kalimantan merupakan keputusan yang tepat.

Hal itu dikarenakan melimpahnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang terdapat di Pulau Kalimantan penting sebagai modal untuk pembangunan.

Baca: Suasana Demo di Balai Kota: Demonstran Naik Pagar, Aksi Lempar Tomat Hingga Ditemui Staf Anies

"Kalimantan memiliki potensi dan memilki banyak peluang, tanah yang sangat luar biasa, SDA, kekayaan alam di Kalimantan dari atas sampai ke bawah itu semua penuh potensi SDA, hutannya, batu bara, mineral, minyak buminya, potensi pertambangan, perkebunan, perikanan dan kelautan, wisata, ini lah potensi-potensi yang dapat dimanfaatkan," ujar Tito Karnavian, Rabu (19/2/2020)

Disampaikan Mendagri pada kunjungannya di Pontianak, Kalimantan Barat, pulau Kalimantan memiliki luas wilayah yang besar dan kepadatan penduduk yang rendah.

Hal itu menurutnya menjadikan Kalimantan memiliki potensi wilayah yang masih dapat dieksplorasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan

Berdasarkan pusat penerangan Kemendagri, mantan Kapolri itu mengatakan Pulau yang memiliki luas 743.330 Km² itu, selain memiliki potensi alam yang melimpah, Kalimantan juga tercatat memiliki jumlah penduduk yang tak terlalu padat.

Oleh sebab itu, ia menilai keputusan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan keputusan yang tepat.

“Saya kira yang penting untuk pembangunan Kalimantan ke depan adalah keberanian Bapak Presiden untuk memutuskan ibukota negara itu di Kaltim, ini adalah terobosan," ujar Tito.

Rencana Pemindahan Ibukota Negara tersebut juga dinilainya akan mendatangkan efek ekonomi.

Yang tidak hanya berguna bagi masyarakat di Kalimantan Timur, tetapi Pulau Kalimantan secara keseluruhan.

Baca: Prakiraan Cuaca Jabodetabek & 33 Kota Besok, Kamis 20 Februari 2020: Jaktim & Yogyakarta Hujan Petir

Ditambah lagi, infrastruktur dan fasilitas publik akan semakin meningkatkan konektivitas di daerah sekitar.

"Saya melihat bahwa apa yang disampaikan Beliau (Presiden) sangat rasional sekali, pertama dari faktor kepadatan penduduk di Jawa khususnya di Jakarta itu sudah overlapping, kemacetan terjadi, kendaraan bertambah terus makin macet, jalan yang dibangun tidak paralel dengan kecepatan jumah pertumbuhan kendaraan bermotor,” jelasnya.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved