Virus Corona

Pulau Sebaru, Lokasi Observasi 188 WNI dari Kapal World Dream Bekas Tempat Rehabilitasi Narkoba

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, mengungkapkan Pulau Sebaru Kecil merupakan pulau kosong yang jauh dari pemukiman warga.

Pulau Sebaru, Lokasi Observasi 188 WNI dari Kapal World Dream Bekas Tempat Rehabilitasi Narkoba
pixabay
Foto ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, mengungkapkan Pulau Sebaru Kecil merupakan pulau kosong yang jauh dari pemukiman warga.

Pulau tersebut akan digunakan untuk tempat observasi 188 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal pesiar World Dream. Husein mengatakan pulau tersebut pernah digunakan untuk tempat rehabilitasi para pecandu narkoba.

"Pulaunya kosong jauh dari pemukiman dan dikelilingi oleh pulau kosong. Memang disana ada bangunan. Dulu itu pulaunya digunakan untuk rehabilitasi pecandu narkoba beberapa tahun lalu," ujar Husein di Kantor Kemenko PMK, Jln Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).

Husein memastikan fasilitas untuk rehabilitasi di lokasi tersebut telah memadai. Dirinya memastikan segala fasilitas telah disiapkan oleh pemerintah.

Baca: Dubes Yordania soal Rencana Pertemuan Jokowi-Raja Abdullah II: Kami Selalu Sambut Kapan Saja

Baca: Disebut Tak Beretika Soal proses transfer Abduh Lestaluhu, Ini Reaksi Persebaya

Baca: Lakukan Gerakan Ini Selama 3 Menit Sebelum Tidur untuk Mengecilkan Paha, Coba Yuk!

"Memang fasilitasnya sudah memadai ya disana. Semua dipersiapkan oleh pihak kementerian, sama kita sifatnya hanya koordinasi saja," tutur Husein.

Seperti diketahui, para WNI bakal diobservasi terlebih dulu di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta menggunakan kapal RS Dr Suharso.

Pemindahan bakal dari Kapal pesiar World Dream ke Kapal Dr Suharso dilakukan di perairan Selat Durian, Riau pada 26 Februari 2019 dan diperkirakan sampai 28 Februari. Saat ini kapal World Dream telah sampai di Selat Johor, Malaysia.

Observasi yang dilakukan bakal memakan waktu sama dengan WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China yakni 14 hari.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved