Breaking News:

Ibu Kota Baru

Luhut: Konsep Ibu Kota Baru di Kaltim Jadi Pembahasan Negara Lain

konsep pembangunan Ibu Kota Negara yang akan berlokasi di Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menjadi pembahasan negara lain.

Fitri Wulandari
Acara 'Dialog Indonesia: Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara' yang digelar Harian Kompas bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan konsep pembangunan Ibu Kota Negara yang akan berlokasi di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menjadi pembahasan negara lain.

Hal itu karena IKN yang akan menggantikan Jakarta dan menjadi impian Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memiliki konsep menarik yakni smart, green, beautiful dan sustainable.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara 'Dialog Indonesia: Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara' yang digelar Harian Kompas bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2020).

Baca: Ketua Komisi X DPR Sesalkan Tindakan Polisi Gunduli Guru Tersangka Susur Sungai di Sleman

Baca: Bantah Kritik PSI, Geisz Chalifah Sebut Anies Baswedan Punya 40 Prestasi Selama Jadi Gubernur

Baca: TNI AL Fasilitasi Evakuasi WNI ABK MV World Dream

"Jadi visi Presiden Jokowi mengenai pemilihan ibu kota ini, betul-betul akan dilihat orang, ke mana pun anda pergi sekarang, (bahkan) di luar negeri, mereka selalu menanyakan itu," ujar Luhut, pada kesempatan tersebut.

Di IKN yang baru itu nantinya akan menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan.

Sebelumnya Luhut telah melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) dan bertemu dengan Penasihat Senior Gedung Putih sekaligus menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner.

Saat itu Jared didampingi sang istri, Ivanka Trump.

Menurutnya, kedua orang terdekat Trump tersebut sangat menyukai konsep yang akan diterapkan pada IKN yang baru itu.

Di kawasan IKN yang baru itu pun akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), sehingga ia pun memastikan bahwa konsep green akan benar-benar diterapkan.

"Kita bisa klaim itu produk green," tegas Luhut.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved