KPK Ajak Ketua RT Geledah Rumah Mertua Nurhadi di Tulungagung

Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mertua mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi di Tulungagung, Jawa Timur.

TRIBUNNEWS HERUDIN / JEPRIMA
Nurhadi (kiri) dan vila mewah yang diduga miliknya (kanan) - Nurhadi, sekretaris MA saat ini menjadi buron KPK. Vila mewahnya yang ada di Puncak diperkirakan mencapai harga miliaran rupiah. 

Tim KPK juga telah mendatangi rumah Nurhadi di Jalan Hang Lekir, Keboyoran Baru, Jakarta Selatan hingga vila mewah milik Nurhadi di Bogor Jawa Barat.

Namun, hingga kini Nurhadi belum ditemukan.

Rumah mewah Nurhadi di Jalan Hang Lekir ditaksir berharga puluhan miliar rupiah.

Selain dekat dengan pusat perbelanjaan ternama di Senayan, rumah dengan dua kavling tersebut berada di lingkungan asri.

KPK menetapkan Nurhadi; menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono; dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal, Hiendra Soenjoto, masuk dalam DPO setelah tiga kali mangkir saat dipanggil sebagai tersangka.

Nurhadi, Rezky, dan Hiendra merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di MA.

Nurhadi melalui menantunya bernama Rezky diduga telah menerima suap dan gratifikasi dengan nilai mencapai Rp 46 miliar.

Tiga perkara yang diduga menjadi sumber suap dan gratifikasi yang diterima Nurhadi.

Kasus-kasus itu yakni perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, sengketa saham di PT MIT, dan gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Dalam perkara PT MIT vs PT KBN, Rezky selaku menantu Nurhadi diduga menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direktur PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu. (tribun network/kps)

Berita Populer
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved