WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Akan Jalani Observasi Sebelum Dipulangkan ke Daerahnya

WNI kru kapal pesiar Diamond Princes yang akan dievakuasi pemerintah terlebih dahulu akan menjalani observasi

Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. 

Sebelumnya seperti dilansir dari media Australia, ABC, kru kapal asal Indonesia di Diamond Princess telah menyampaikan pesan agar segera dievakuasi dari kapal pesiar, yang lebih dari 600 penumpangnya terjangkit virus corona.

Baca: Virus Corona Kini Masuk ke Tengah Kota Tokyo, Pegawai Pemda Ishikawa Jepang Dilaporkan Terinfeksi

Para kru kapal ini meminta kepada Presiden Joko Widodo, melalui video berdurasi satu menit delapan detik.

Mereka meminta pemerintah untuk segera memulangkan mereka dari kapal Diamond Princess.

Tak masalah dikarantina di pulau tak berpenghuni

I Ketut Janu Artika dan puluhan WNI lainnya hingga Rabu (26/2/2020), masih bertahan di atas kapal Diamond Princess di Yokohama, Jepang.

Ia pun mengaku bersedia dikarantina terlebih dahulu oleh pemerintah, sebelum dapat berkumpul dengan keluarga di Bali.

Janu saat dikonfirmasi melalui media sosialnya, mengaku mendapat kabar jika WNI yang bekerja di kapal pesiar akan dikarantina terlebih dahulu di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, sebelum pulang ke rumah masing-masing dan berkumpul dengan keluarga.

"Informasinya sih seperti itu, tapi untuk penjemputannya belum tahu kapan," ungkap Ketut Janu saat dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (26/2/2020).

Jika nanti dijemput, ia pun mengaku siap untuk mengikuti arahan pemerintah.

Walau nantinya harus dikarantina di Pulau Sebaru yang tidak berpenghuni, selama 2 minggu sebelum dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

I Wayan Sudiarta bersama WNI yang bekerja di Kapal Diamond Princess
I Wayan Sudiarta bersama WNI yang bekerja di Kapal Diamond Princess (Foto kiriman I Wayan Sudiarta)
Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved