Breaking News:

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah

Hormati Kebijakan Arab Saudi, Mahfud MD Batalkan Rencana Dirinya Pergi Umrah

Mahfud MD meminta agar masyarakat menghormati larangan sementara umrah yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi.

Tribunnews.com/Reza Deni
Menkopolhukam Mahfud MD 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kodinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta agar masyarakat menghormati larangan sementara umrah yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi.

Selain karena pertimbangan keselamatan, menurutnya langkah tersebut perlu dihormati mengingat Arab Saudi merupakan negara yang berdaulat.

Mahfud MD mengaku dirinya pun harus membatalkan rencana untuk berumrah pada 18 Maret 2020.

Baca: Pemerintah Indonesia Pahami Keputusan Arab Saudi Hentikan Umrah

"Arab Saudi itu adalah negara yang berdaulat sehingga harus kita hormati. Saya pun juga sebenarnya pada tanggal 18 akan berangkat ke sana. Tapi dengan adanya pengumuman itu saya hormati Arab Saudi sehingga saya batalkan," kata Mahfud.

Baca: KJRI: Ribuan Jemaah Umrah Indonesia yang Sudah Mendarat di Arab Saudi Jalani Ibadah Sesuai Rencana

Ketika ditanya terkait upaya dari pemerintah untuk melobi pemerintah Arab Saudi mengingar besarnya jumlah jemaah umrah asal Indonesia, Mahfud MD mengatakan hal tersebut merupakan urusan Menteri Agama.

"Ya mungkin sampai sekarang itu menteri agama yang urus. Menag sudah menangani mungkin untuk dipulangkan. Itu kan boleh pulang atau tidak itu masalahnya. Kemudian kebijakan yang lain saya belum tahu ya. Itu Menag," kata Mahfud MD.

Seperti diketahui, Pemerintah Arab Saudi pada Rabu waktu setempat mengumumkan, penghentian sementara waktu jemaah umrah untuk masuk ke Arab Saudi.

Ada 22 negara termasuk Indonesia, yang jamaahnya ditangguhkan masuk.

Baca: EKSKLUSIF: Kondisi Terkini Jemaah Umrah asal Indonesia Setelah Arab Saudi Tutup Umrah Sementara

Dilansir dari kantor berita SPA, Kamis (27/2/2020), atas rekomendasi Kementerian Kesehatan, kegiatan umrah dihentikan sementara waktu bagi jamaah yang berasal dari negara China, Iran, Italia, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India.

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved