Virus Corona

WNI Kru Diamond Princess di Jepang Kemungkinan Dijemput Pesawat Charteran Minggu

Kru Indonesia yang ada di kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Terminal 1 Yokohama ada kemungkinan akan dijemput pulang ke Indonesia Minggu.

WNI Kru Diamond Princess di Jepang Kemungkinan Dijemput Pesawat Charteran Minggu
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Seorang kru (ABK) kapal pesiar Diamond Princess sedang membersihkan bagian pegangan pagar kapal. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kru Indonesia yang ada di kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Terminal 1 Yokohama ada kemungkinan akan dijemput pulang ke Indonesia dengan pesawat charteran, Minggu (1/3/2020).

"Mungkin Minggu akan dijemput semua kru Indonesia yang tersisa ada di dalam kapal Diamond Princess," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (28/2/2020).

Pada tanggal 27 Februari semua penumpang diturunkan dari kapal pesiar Diamond Princess di mana wabah virus corona baru terjadi.

Menurut Departemen Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang, sebanyak 92 penumpang termasuk penumpang Jepang, turun dari kapal pesiar Diamond Princess di Pelabuhan Yokohama pada tanggal 27 Februari.

"Itulah penumpang terakhir yang turun dari kapal Diamond Princess," tambahnya.

Baca: Sempat Bungkam Soal Kehamilan, Cut Meyriska Mengaku Usia Kandungannya 4 Bulan

Baca: Setelah Himalaya, Nikita Willy Impikan Mendaki Gunung di Indonesia, Targetnya ke Rinjani

Saat ini, ada sekitar 160 ABK yang tersisa di kapal Diamond Princess, dan sekitar 100 dari mereka dijadwalkan untuk turun hari ini, Jumat (28/2/2020).

"Semua anggota kru diharapkan berakhir dalam beberapa hari ke depan, dan anggota kru akan dikembalikan ke fasilitas yang disediakan pemerintah atau dikembalikan ke negara asal mereka dengan pesawat sewaan," lanjutnya.

Penjemputan pesawat sewaan dari Indonesia kemungkinan setelah Filipina yang lebih dulu akan menjemput warganya.

Suasana Pulau Sebaru Kecil yang akan digunakan untuk observasi di Kepulauan Seribu Utara, Jakarta, Kamis (27/2/2020). Persiapan Pulau Sebaru Kecil terus dikebut untuk digunakan sebagai tempat observasi 188 WNI yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) World Dream. Tribunnews/Jeprima
Suasana Pulau Sebaru Kecil yang akan digunakan untuk observasi di Kepulauan Seribu Utara, Jakarta, Kamis (27/2/2020). Persiapan Pulau Sebaru Kecil terus dikebut untuk digunakan sebagai tempat observasi 188 WNI yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) World Dream. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

"Saya rasa yang akan menjemput pertama dalam waktu dekat ini adalah dari Filipina. Setelah itu pesawat dari Indonesia dan selanjutnya India," ujar Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi kepada Tribunnews.com beberapa waktu lalu.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved