‎Deklarasi Pembumian Pancasila, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Aktualisasi Pancasila

Sebanyak 40.000 ribu peserta menghadiri acara Deklarasi Membumikan Pancasila di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi,

Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Acara Deklarasi Membumikan Pancasila di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/2/2020) ribuan peserta gunakan pakaian adat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Sebanyak 40 ribu peserta menghadiri acara Deklarasi Membumikan Pancasila di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/2/2020).

Acara yang dihadiri oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi ini di awali dengan tarian adat hingga Tarian Bhineka Tunggal Ika oleh lebih dari 1300 penari.

Menariknya semua peserta dalam acara Deklarasi Pembumian Pancasila ini menggunakan baju daerah nusantara.
Dalam sambutannya Yudian menjelaskan pentingnya Ideologi bagi Bangsa Indonesia.

"Dalam setiap kepemimpinan apapun, baik itu di lembaga, baik itu di kementerian, di negara manapun, yang namanya ideologi itu harusnya dipegang oleh pemimpin-pemimpin yang ada di Kementerian/Lembaga. Kepemimpinan itu harus memegang yang namanya ideologi, juga harus kita sampaikan, tetapi rasa memiliki ideologi itu kelihatan," tutur Yudian.

Baca: Ngambek di Pinggir Lapangan, Sandi Sute Diberi Sanksi oleh Persija Jakarta

Baca: Waspada Coronavirus! Konsumen Berburu Jahe Merah

Baca: Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adi Sumarmo Ditutup

Yudian menjelaskan rasa Ideologi harus dimunculkan dari segala produk yang ada baik itu produk ‎kebijakan, produk regulasi hingga produk perundangan.

Dengan adanya Deklarasi Membumikan Pancasila ini, Yudian mengharapkan dapat menyatukan keragaman etnis dan budaya, merajut kebersamaan, dan menjaga persatuan.

Lebih lanjut ‎Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau Pepen menyampaikan pentingnya revitalisasi dan aktualisasi Pancasia khususnya di Kota Bekasi untuk menumbuhkan rasa kepedulian, persatuan, dan keadilan sosial.

"Pentingnya revitalisasi dan aktualisasi Pancasila khususnya di kota bekasi ini diharapkan bisa dan mampu menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama manusia, persatuan,dan keadilan sosial," ujarnya.

Selain itu dirinya menegaskan bahwa diharapkan tidak ada lagi yang mempersoalkan suku dan agama.

Terakhir ‎Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Romo Benny Susetyo menyampaikan pembumian pancasila dilakukan oleh pemerintahan bekasi menjadi gerakkan publik untuk menjadikan Pancasila roso menjaga persatuan demi terwujudnya keadilan sosial.

Selain itu Benny juga menjelaskan bahwa Pancasila harus dibatinkan dalam prilaku elit politik dan masyarakat.

"Pancasila dibatinkan dalam perilaku elit politik dan masyarakat lewat gerakkan bersama dengan saling bergotong royong dan mewujudkan persaudaran sejati kedepan akan terwujud indonesia unggul dalam kemandiran ekonomi , politik , budaya karena kedepan dibutuhkan persatuan anak bangsa untuk mencapai kemajuan," tegas Romo Benny.

Berita Populer
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved