Breaking News:

Virus Corona

Pangkogasgabpad Datangkan Tongkang Berkapasitas 2.000 Ton Pasok Air Bersih di Pulau Sebaru Kecil

Kapal tongkang berkapasitas 2.000 ton didatangkan dari Lantamal III/Jakarta ke Pulau Sebaru Kecil untuk memasok kebutuhan air.

Tribunnews/JEPRIMA
WNI ABK World Dream saat tiba di Pulau Sebaru Kecil untuk menjalani observasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2/2020). Sebanyak 188 WNI ABK kapal World Dream akan menjalani observasi pencegahan virus corona selama 14 hari kedepan.Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal tongkang berkapasitas 2.000 ton didatangkan dari Lantamal III/Jakarta ke Pulau Sebaru Kecil untuk memasok kebutuhan air bagi WNI yang sedang menjalani observasi di pulau tersebut.

Kebutuhan air meningkat seiring bertambahnya peserta observasi di Pulau Sebaru Kecil dengan datangnya 69 kru kapal Diamond Princess.

Rencananya kapal tongkang tersebut akan tiba di perairan dekat Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Kamis (5/3/2020) besok.

Baca: Pengakuan Mahasiswi Penimbun 17.500 Masker di Apartemen, Sebut Dapat Untung Segini

"Dikirim dari Jakarta via kapal tongkang, besok sudah sampai," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Laksamana Madya TNI Yudo Margono ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (4/3/2020).

Selain itu, menurut Yudo rencananya besok 69 kru kapal Diamond Princess akan dibawa dari KRI Dr Suharso ke Pulau Sebaru Kecil setelah sempat ditunda dari rencana semula yang akan dilakukan hari ini.

Baca: Turis Temukan Mayat Bayi di Pesisir Pantai Legian

Hal itu dikarenakan debit air yang ada di Pulau Sebaru Kecil tidak cukup untuk penambahan penghuni.

"Kita tunda besok pagi karena debit air dari sumber tidak cukup untuk penambahan penghuni," kata Yudo.

Berdasarkan keterangan resmi Penerangan Kogabwilhan II, Rabu (4/3/2020), Yudo beserta para asistennya meninjau langsung ke lokasi observasi para 69 WNI beserta tenaga medis pendamping dengan mengenakan baju alat pelindung diri (APD).

Sejumlah hal yang ditinjau Yudo diantaranya kesiapan daya listrik, ketersediaan air, kesiapan ruangan tidur yang ber-AC, dan perlengkapan sarana olah raga.

Halaman
1234
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved