Breaking News:

Virus Corona

Pakar Sebut Pola Komunikasi Jokowi Belum Tepat, KSP: Kami Sampaikan Informasi Sesuai Standar WHO

Lely Arrianie sebut pola komunikasi Presiden Jokowi belum tepat, Dany Amrul mengatakan pemerintah sudah sampaikan informasi sesuai standar WHO

YouTube Talk Show tvOne
Pakar Komunikasi Politik, Lely Arrianie (kiri) dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Dany Amrul Ichdan (kanan) 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Komunikasi Politik, Lely Arrianie menilai kepanikan di dalam masyarakat soal virus corona ini berasal dari pola komunikasi pemerintah.

Ia menilai di pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) pola komunikasi belum dijalankan dengan tepat.

Menanggapi hal ini, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Dany Amrul Ichdan menyebut informasi yang dilakukan pemerintah sesuai dengan standar bandan kesehatan dunia alias WHO.

Pernyataan Dany ini disampaikan di dalam program APA KABAR INDONESIA PAGI, yang dikutip dari YouTube Talk Show tvOne, Kamis (5/3/2020). '

"Kalau kami melihatnya, fokus pemerintah saat ini memang berorientasi kepada tiga instruksi presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2019," kata Dany.

"Yakni dalam rangka pencegahan, mendeteksi dan merespon," imbuhnya.

s
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Dany Amrul Ichdan (YouTube Talk Show tvOne)

"Ini semua dilakukan dengan kecepatan cukup tinggi yang ditunjang dengan pedoman-pedoman dari WHO," ujar Dany.

Sehingga pola komunikasi yang pemerintah lakukan juga sudah mengikuti standar WHO.

Lebih lanjut Dany mengaku pemerintah bukan menahan informasi soal virus corona (Covid-19) ini.

Melainkan pemerintah sangat berhati-hati, mengingat dampak corona ini dapat kemana saja.

Halaman
1234
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved