Breaking News:

Virus Corona

Ombudsman RI Peringatkan Polisi yang Jual Masker Sitaan : Kalau Belum ada Putusan Pengadilan Bahaya

Polisi menjual masker hasil sitaan ke masyarakat dengan harga murah. Ombudsman RI peringatkan Polisi.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Barang bukti yang diamankan polisi 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Ombudsman RI, Ahmad Alamsyah Saragih memberi peringatan Polisi untuk tidak menjual masker hasil sitaan.

Menurutnya, langkah yang diambil polisi untuk menjual barang sitaan tersebut sangat berbahaya karena memperjualkan barang bukti.

"Jangan jual barang yang disita kecuali atas persetujuan yang memiliki itu ya."

"Saya tidak tahu apakah sudah tersangka atau belum karena kalau belum ada putusan pengadilan bahaya betul,  jadi hati-hati," ungkapnya dilansir melalui YouTube Kompas TV, Senin (9/3/2020).

Seperti diketahui Polisi berhasil menyita masker dari oknum-oknum yang memanfaatkan virus corona ini untuk menimbun masker.

Masker hasil sitaan Polisi dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah dari harga di pasaran.

Baca: Polisi Diminta Bisa Buktikan soal Kasus Penimbunan Masker

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan apa yang dilakukan Polisi ini tidak melanggar hukum.

"Masyarakat butuh asal uangnya (hasil penjualan) tak dimakan sendiri boleh. Bisa dikembalikan ke negara atau dikembalikan dari mana dia (masker) disita," ujarnya dilansir melalui YouTube Kompas TV, Jumat (6/3/2020).

Ia menambahkan jika Polisi harus mampu mempertanggungjawabkan hasil penjulan masker ini.

"Misalnya saya menyita dari si A dia mau menjual Rp 100.000 polisi mau jual Rp 20.000 ya kasihkan saja ke dia semua yang penting dipertanggungjawabkan dan masyarakat butuh supaya dilayani gitu saja," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved