BPJS Kesehatan

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Bagaimana Mekanisme Pengembalian Iuran Dana BPJS ?

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Simak Bagaimana Cara Pengembalian Iuran Dana BPJS Kesehatan?

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Sejumlah petugas melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional di kantor BPJS Kesehatan di Jalan Abdul Wahab Syachranie, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (10/2/2020). Sesuai Perpres Nomor 75 Tahun 2019, iuran BPJS Kesehatan dipastikan naik untuk tiap kelasnya.Diharapkan biaya yang naik berdampak pada pelayanan yang juga meningkat. (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

TRIBUNNEWS.COM - Mahkamah Agung (MA) baru saja memutuskan untuk membatalkan kenaikan iuran dana BPJS Kesehatan.

Dikutip dari nasional.kontan.co.id, Selasa (10/3/2020) sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Agus Suyanto mengatakan, masyarakat yang telah membayarkan iuran menggunakan tarif iuran baru harus mendapatkan pengembalian dana.

"Jika berlaku surut, artinya ya harus ada pengembalian dana. Tapi jika berlaku sesuai tanggal putusan, jadi bayar sesuai per tanggal diputuskan," ujar Agus.

Mekanisme pengembalian dana dapat dilakukan dengan mengurangi besaran tarif saat pembayaran selanjutnya.

Jadi masyarakat harus membayarkan tarif iuran dari selisih biaya yang sebelumnya sudah dibayarkan.

Sejumlah petugas melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional di kantor BPJS Kesehatan di Jalan Abdul Wahab Syachranie, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (10/2/2020). Sesuai Perpres Nomor 75 Tahun 2019, iuran BPJS Kesehatan dipastikan naik untuk tiap kelasnya.Diharapkan biaya yang naik berdampak pada pelayanan yang juga meningkat. (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)
Sejumlah petugas melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional di kantor BPJS Kesehatan di Jalan Abdul Wahab Syachranie, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (10/2/2020). Sesuai Perpres Nomor 75 Tahun 2019, iuran BPJS Kesehatan dipastikan naik untuk tiap kelasnya.Diharapkan biaya yang naik berdampak pada pelayanan yang juga meningkat. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Agus juga menambahkan bahwa pemerintah ataupun pihak BPJS harus mencari alternatif lain untuk menambal defisit BPJS, selain dengan menaikkan iuran.

"Sebenarnya dari pemerintah atau BPJS harus lebih kreatif lagi untuk mencari alternatif lain dalam menambal bleeding BPJS," lanjutnya.

Dilansir BPJS Kesehatan, Selasa (10/3/2020) Iuran jaminan kesehatan merupakan sejumlah uang yang dibayarkan secara teratur oleh peserta BPJS, pemberi kerja dan/atau pemerintah untuk program jaminan kesehatan.

Baca: Cara Mudah Cek Tagihan BPJS Kesehatan, Bisa Melalui Laman bpjs-kesehatan.go.id hingga SMS Gateway

Peserta BPJS wajib membayar lunas iuran jaminan kesehatan seluruh peserta yang menjadi tanggung jawabnya pada setiap bulan yang dibayarkan paling lambat tanggal 10 setiap bulan kepada BPJS Kesehatan.

Apabila tanggal 10 jatuh pada hari libur, maka iuran dibayarkan pada hari kerja berikutnya.

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Bagaimana Cara Pengembalian Iuran Dana BPJS Kesehatan?
Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Bagaimana Cara Pengembalian Iuran Dana BPJS Kesehatan? (Tangkap Layar https://www.bpjs-kesehatan.go.id/)
Halaman
12
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved