Breaking News:

Mahfud MD Pimpin Rapat Soal Evaluasi Penanganan Papua serta Persiapan PON XX dan MTQ ke VIII

"Intinya tadi adalah koordinasi di bawah Menkopolhukam bagaimana untuk urusan Papua," kata Johnny G Plate

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Menkominfo Johnny G. Plate di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020). 

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memimpin rapat kordinasi tingkat menteri membahas persiapan perhelatan PON XX di Papua dan MTQ ke VIII di Papua Barat.

Rapat yang tertutup untuk awak media tersebut digelar di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Selasa (10/3/2020) sejak sekira pukul 13.30 WIB hingga sekira pukul 15.00 WIB.

Baca: Mahfud MD Tantang Para Penolak Omnibus Law: Baca Dulu Baru Berdebat. . .

Usai rapat, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan rapat tersebut membahas evaluasi rutin dan langkah-pangkah yang akan dilakukan terkait kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

"Intinya tadi adalah koordinasi di bawah Menko Polhukam bagaimana untuk urusan Papua khususnya juga inikan sebentar lagi ada banyak kegiatan-kegiatan besar di Papua. Ada MTQ di Papua dan Papua Barat, lalu setelah itu ada PON. Jadi bagaimana persiapannya sehingga Papua itu siap dalam menyelenggarakan event-event besar," kata Johnny.

Terkait dengan situasi keamanan di Papua setelah munculnya gangguan keamanan di Tembagapura yang menyebabkan ratusan warganya mengungsi ke Timika beberapa waktu lalu, Johnny mengatakan pemerintah mengutamakan kebijakan kesejahteraan.

"Yang jelas kebijakan pemerintah indonesia di sana adalah pendekatan kesejahteraan sehingga yang ditindaklanjuti adalah yang terkait dengan pendekatan kesejahteraan agar kesejahteraan di Papua bisa meningkat dan bisa sederajat dengan wilayah lain di Indonesia," kata Johnny.

Usai rapat tersebut tampak sejumlah menteri yang hadir.

Mereka di antaranya Mendagri Tito Karnavian, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono, dan Kepala BSSN Hinsa Siburian.

Meski begitu mereka enggan memberikan keterangan lebih jauh terkait isi rapat tersebut dan langsung meninggalkan kantor Kemenko Polhukam.

Hadir pula Asintel Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Andjar Wiratma, Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri, Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN, dan Sekrerataris Jenderal Kementerian Sosial.

Selain itu turut pula pejabat di Kemenkopolhukam.

Sebelumnya Mahfud MD mengatakan akan mengundang Polri, TNI, Kejaksaan, dan lembaga terkait untuk rapat membahas situasi di Papua.

Rencananya rapat tersebut akan diselenggarakan di kantor Kemenko Polhukam besok, Selasa (10/3/2020) pagi.

"Besok saya yang mengundang Polri, Kejaksaan, TNI dan semua kementerian dan lembaga terkait. Kalo tidak salah jam 9.30 besok rapat di sini tentang itu (situasi keamanan di Papua)," kata Mahfud  di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Senin (9/3/2020).

Mahfud mengatakan aparat keamanan yang bertugas di Papua sudah memiliki standard operasional procedure (SOP).

Baca: Mahfud MD: Omnibus Law Tidak Ada Urusannya dengan China

Mahfud mengatakan mereka juga telah bekerja berdasarkan SOP tersebut.

"Secara prosedural sudah ada sopnya ya. Aparat keamanan sudah bekerja di sana. Pemerintah sudah bekerja," kata Mahfud. 

Berita Populer
Penulis: Gita Irawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved