Jokowi Ingatkan Menterinya Agar Fokus pada Pemerataan Pembangunan Indonesia Timur

Menurut Jokowi, ketertinggalan wilayah-wilayah Indonesia Timur harus menjadi perhatian semua pihak

Fransiskus Adhiyuda
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas terkiat pengembangan Pusat Data Nasional, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran kabinetnya bahwa pemerataan dan percepatan pembangunan di Wilayah Indonesia Timur menjadi fokus kerja pemerintahan.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas membahas dana Otsus Papua, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, (11/3/2020).

Baca: Menko Mahfud: Tidak Mungkin Negara Tarik TNI-Polri dari Papua

"saya ingin mengingatkan bahwa pemerataan pembangunan khususnya percepatan pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur terutama Papua, Sulawesi, Maluku, NTT harus menjadi fokus kerja kita," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, ketertinggalan wilayah-wilayah Indonesia Timur harus menjadi perhatian semua pihak.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut bisa dilakukan dengan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan daya tarik investasi.

"Lalu pembukaan hubungan baru, kawasan ekonomi khusus dan pembukaan kawasan industri," katanya.

Sebagai contoh, dalam membangun Papua dan Papua Barat, pemerintah bukan hanya menggunakan instrumen dana Otonomi khusus saja.

Baca: Bahas Otsus Presiden Minta Jajarannya Konsultasi dengan Tokoh Masyarakat Papua

Melainkan juga yang lainnya.

"Menggunakan berbagai instrumen percepatan lainnya yang bersumber dari APBN," pungkasnya.

Berita Populer
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved