Breaking News:

Virus Corona

Yusril Sarankan Pemerintah Tangani Wabah Corona Seperti Tanggap Darurat Bencana Alam

Yusril mengungkap, seluruh aparat pemerintah dan militer disiagakan penuh untuk membatasi gerak warga. Keadaannya akan mirip Italia.

Grafis/Rahmandito Dwiatno
Yusril Ihza Mahendra 

TRIIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga pakar hukum Tata Negara Yusril Ihza Mehendra meniru cara pemerintah Filpiina dalam mengantisipasi penyebaran virus corona. Presiden Philipina Duterte diberitakan Manila “lockdown” atau menjadi kota tertutup malam ini.

Yusril mengungkap, seluruh aparat pemerintah dan militer disiagakan penuh untuk membatasi gerak warga. Keadaannya akan mirip Italia. "Langkah tegas Presiden Duterte adalah untuk menyelamatkan warga, karena mereka mengakui bahwa fasilitas RS di Manila tidak siap menampung warga," ungkap Yusril.

Baca: Kecewa Penanganan Corona, Koalisi Masyarakat Sipil: Pemerintah Cenderung Pencitraan

"Jika terjadi lonjakan luar biasa penderita Covid 19 seperti di Italia. Mereka berprinsip mencegah lebih penting dari pada mengobati," lanjutnya.

Baca: Vatikan Tutup Semua Gereja Katolik di Roma Guna Antisipasi Penyebaran COVID-19

Sementara pemerintah Indonesia, imbuhnya mengimbau untuk tenang. Ia mengingatkan, langkah darurat mencegah penularan yang lebih banyak lagi, adalah hal yang juga sangat penting.

Lonjakan penderita tiap setiap hari meningkat tajam. "Apakah kita harus menunggu sampai kita tidak mampu lagi melakukan penanggulangan? Kita harus jujur dan berani seperti Duterte yang akui bahwa RS di negaranya belum siap menampung korban, sehingga ia mengambil langkah pencegahan yang maksimal, " tambah Yusril dalam penjelasannya, Jumat (13/3/2020).

"Pemerintah kita harus berpikir dan bertindak cepat lakukan pencegahan dan siapkan fasilitas rumah sakit," tambahnya.

Baca: UPDATE Corona: Pasien 01 dan 03 Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Hal yang menakutkan, dan mengkawatirkan menurut Yusril adalah masih santainya sekolah-sekolah sampai saat ini. Kegiatan ekstra kurikuler dan massif masih saja berlangsung, seolah-olah keadaan masih normal.

"Kita belum begitu serius dan maksimal antisipasi keadaan yang makin hari makin memburuk. Saya sarankan pemerintah menangani wabah Covid19 mirip seperti kita melakukan tanggap darurat ketika kita menghadapi bencana alam," kata dia.

Baca: Akibat Virus Corona, Liga Malaysia Akan Mulai Ditangguhkan Pekan Depan

Kalau dana kesehatan tidak cukup, lanjutnya perlu dilakukan pembahasan untuk alokasikan dana tanggap darurat bencana alam untuk atasi wabah ini.

Baca: Kapan Puncak Pesebaran Virus Corona di Indonesia? Ini Prediksi Badan Intelijen Negara/BIN

"Semoga pemerintah kita segera bertindak cepat, lebih cepat dari apa yang ada pada hari ini, terhindar dari bencana yang lebih besar," ia mengingatkan.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved