Virus Corona

Dinyatakan Negatif Covid-19, 68 WNI ABK Diamond Princess Diminta Lapor Jika Alami Gangguan Kesehatan

Tercatat 68 WNI ABK Diamond Princess telah selesai menjalani observasi terkait virus corona (covid-19), Minggu (15/3/2020).

TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Ratusan WNI awak kapal pesiar World Dream dan Diamond Princess yang menjalani observasi menerima penyuluhan dari Tim Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) tentang keberadaan, penyebab hingga penyebaran virus corona termasuk bagaimana pola hidup sehat dalam menjaga kesehatan, bertempat di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (10/3/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tercatat 68 WNI ABK Diamond Princess telah selesai menjalani observasi terkait virus corona (covid-19), Minggu (15/3/2020).

Namun, mereka diimbau untuk melapor ke fasilitas kesehatan di daerah masing-masing, jika mengalami gangguan kesehatan.

Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Budi Sylvana mengatakan mereka juga telah diberikan Health Alert Card atau Kartu Kuning.

Selain itu mereka juga diberikan sertifikat dari Kemenkes yang menyatakan hasil pemeriksaan mereka tidak mengindikasikan terinfeksi virus Corona.

Baca: Seorang ABK Diamond Princess Pilih Tetap di Kapal, Ini Penjelasan dari Achmad Yurianto

Karenanya ia mengatakan petugas kesehatan tidak akan melakukan kontrol langsung kepada mereka.

"Kita berikan sertifikat yang menyatakan pemeriksaan mereka tidak menjurus ke arah covid 19. Kemudian mereka kita kasih Health Alert Card (HAC) atau kartu kuning. Kemudian nanti di daerah mereka kita minta jika mengalami gangguan kesehatan untuk melapor secara mandiri kepada fasilitas kesehatan terdekat," kata Budi di dermaga Kolinlamil Jakarta Utara pada Minggu (15/3/2020).

Baca: BREAKING NEWS - Penanganan Virus Corona, Jokowi: Saatnya Kerja di Rumah

Baca: BREAKING NEWS: Bertambah 21 Orang, Total Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 117 Pasien

Baca: Pasien yang Meninggal di Cianjur Ternyata Positif Virus Corona

Selain itu, Budi mengatakan mereka juga tidak diminta mengisolasi diri sendiri karena mereka telah dinyatakan sehat.

Mereka juga tidak dibatasi bertemu dengan orang-orang yang sehat.

"Tidak kalau orang sehat. Tapi secara umumnya ya kita harus membatasi pertemuan-pertemuan yang sifatnya kumpulan masa. Kita mengikuti pandemi yang dinyatakan WHO. Artinya kewaspadaan harus dijaga. Artinya tidak hanya yang 68 tapi semua warga negara harus meningkatkan kewaspadaan," kata Budi.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved