Virus Corona

Pangkogasgabpad Cek Kesiapan Fasilitas Observasi 57 WNI ABK Grand Princess di Natuna

Yudo mengatakan lokasi yang akan dijadikan tempat observasi bagi mereka adalah hanggar UAV Lanud Raden Sadjad Natuna.

Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV
Pangkogab Wilhan I, Laksda Yudo Margono mengungkapkan kondisi dari 68 anak buah kapal (ABK) dari Diamond Princess. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Laksamana Madya TNI Yudo Margono meninjau kesiapan fasilitas observasi 57 WNI ABK Grand Princess terkait virus corona di Lanud Raden Sadjad Natuna pada Senin (16/3/2020).

Yudo mengatakan lokasi yang akan dijadikan tempat observasi bagi mereka adalah hanggar UAV Lanud Raden Sadjad Natuna.

Selain meninjau kesiapan fasilitas, Yudo mengatakan juga tengah memmobilisasi persnoel pendukung observasi.

"Di Hanggar UAV Lanud Raden Sajad, untuk personel kompisisinya sama dengan yang dulu di Natuna maupun di Sebaru," kata Yudo ketika dikonfirmasi wartawan pada Senin (16/3/2020).

Baca: Cegah Corona, KADIN Usul Tutup Tempat Hiburan Malam di Jakarta

Yudo menjelaskan personel pendukung tersebut berasal dari Batalyon Kesehatan Marinir, Kostrad, dan Kementerian Kesehatan.

Untuk tim dapur lapangan berasal dari Bekangdam Jaya.

Sedangkan untuk tim dekontaminasi terdiri dari Zeni Angkatan Darat dengan dua mobil dekontaminasi.

"Tim pengamanan dari Marinir, Paskhas, Brimob Polda kepri dan pasukan dari Lanud, Lanal, Kodim dan Polres," kata Yudo.

Baca: Kemendikbud: 65 Perguruan Tinggi Telah Terapkan Kebijakan Kuliah Jarak Jauh

Selain itu Yudo mengatakan sejumlah alutsista pendukung juga telah berada di Natuna yakni KRI Suharso dan Helikopter Panther TNI AL untuk standby emergency.

"Kita di Natuna sudah siap semua," kata Yudo.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved