Virus Corona

Komisi VIII DPR Minta Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Segera Kerja Tancap Gas

Ia minta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 harus kerja tancap gas atau cepat, dengan terukur dan indikator yang jelas.

Reza Deni/Tribunnews.com
Foto ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR fraksi Partai Golkar Idah Syahidah meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona atau covid-19 yang dibentuk pemerintah di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), segera mengumumkan langkah-langkah kongkrit penanganan virus corona secara transparan.

Menurutnya, langkah-langkah kongkret ini sangat diperlukan agar masyarakat mempunyai acuan apa yang harus mereka lakukan untuk mencegah supaya tidak terpapar virus corona.

Ia minta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 harus kerja tancap gas atau cepat, dengan terukur dan indikator yang jelas.

Baca: Alami Gejala Virus Corona? Ketahui Protokol Kesehatan Penanganan Covid-19

"Ini penting dilakukan supaya masyarakat tidak kalang kabut, panik. Tim 19 juga harus memperlihatkan apa kerjanya. Jangan sampai dibentuk tim tapi tidak melakukan apa-apa," kata Idah kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).

Idah juga berharap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak terjebak pada hal-hal yang seremonial, administrasi birokrasi, yang itu justru memperlambat kerja.

Baca: Asisten Adukan Ririn Ekawati Konsumsi Narkoba, Sang Artis Kecewa & Akan Hati-hati Pilih Teman

Sebab, negara-negara di dunia saja banyak tanggap dalam hal ini.

Bahkan sudah ada yang melakukan lock-dwon dengan segala konsekuensinya.

Jadi, ia mengingatkan pemerintah tidak boleh terlena apalagi menanganggap enteng, tentu tetap harus memberi ketenangan pada masyarakat.

Politikus asal Gorontalo ini juga berharap imbauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 agar Pemerintah Daerah membentuk gugus tugas di daerahnya masing-masing untuk diindahkan.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved