Virus Corona

Soal Kebijakan Belajar Jarak Jauh, Komisi X DPR Sebut Pentingnya Akses Internet yang Baik

"Dalam hal ini harus juga dipertimbangkan bagaimana siswa yang tidak memiliki akses terhadap internet, jangan sampai mereka tertinggal," kata dia

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah guru mengecek muridnya yang sedang belajar di rumah lewat aplikasi video call, di SDN 026 Bojongloa, Jalan Cibaduyut Raya, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin (16/3/2020). Kegiatan belajar di rumah melalui daring ini akan berlangsung selama 14 hari untuk membatasi mobilisasi demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mendukung langkah sejumlah kepala daerah yang merumahkan siswanya  di tengah mewabahnya virus corona di tanah air.

"Keselamatan siswa adalah yang utama, dan siswa juga bisa menjadi penyebar virus, oleh karena itu kebijakan ini bisa menurunkan laju penyebaran. Pemda yang paling tahu kondisi daerahnya dan memutuskan harus meliburkan atau tidak," ujar politikus Golkar ini ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (16/3/2020).

Baca: Google Indonesia hingga Kelas Pintar Bantu Siswa Belajar Daring, Mendikbud Sampaikan Apresiasi

Selama belajar di rumah, ia mendorong siswa-siswi tetap belajar.

Karena itu sekolah tetap harus mempunyai ukuran pendidikan siswa-siswinya selama 14 hari belajar di rumah.

Dengan memberikan target belajar, dia yakin anak didik akan belajar mandiri selama di rumah.

"Untuk mengukur saya rasa itu kebijakan setiap sekolah terutama guru kelas, harus ada target-target pencapaian siswa apa saja selama belajar dari rumah ini. Dalam hal ini harus juga dipertimbangkan bagaimana siswa yang tidak memiliki akses terhadap internet, jangan sampai mereka tertinggal," kata dia.

Dengan UN di beberapa daerah ditunda, saya harap ini bisa dimaksimalkan bagi para siswa untuk dapat belajar di rumah dengan lebih intensif.

Untuk yang tetap melaksanakan, tetap semangat, jaga kesehatan, dan kurangi kontak di sekolah.

Sebaiknya datang, mengerjakan, dan langsung pulang. Jangan lupa cuci tangan sebelum dan sesudahnya.

Baca: KPK Telusuri Aset Milik Eks Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada Garuda Indonesia

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved