Virus Corona

Presiden Jokowi Minta Acara Keagamaan yang Melibatkan Banyak Orang Dievaluasi

Presiden juga meminta jajaran kementerian dan lembaga mengajak para tokoh agama mencegah potensi penyebaran Covid-19 dalam kegiatan keagamaan.

Youtube KompasTV
Konferensi Pers Presiden Joko Widodo Soal Penanganan Virus Corona di Istana Negara, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menerapkan secara ketat, sosial distancing di area area publik, mulai dari bandara, stasiun , pelabuhan dan lainnya.

Hal itu untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. 

"Saya minta diterapkan secara ketat menjaga jarak social distancing di area-area publik termasuk di dalam transportasi publik seperti di bandara, di pelabuhan, di stasiun kereta api di stasiun bus untuk mencegah penularan covid19," katanya dalam Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 melalui telekonferensi,  Kamis, (19/3/2020).

Baca: Pertama Kali, Tak Ada Kasus Baru Positif Corona di Kota Wuhan

Baca: Presiden Minta Kebijakan Belajar, Bekerja dan Beribadah di Rumah Tidak Digunakan untuk Liburan

Presiden juga meminta jajaran kementerian dan lembaga mengajak para tokoh agama mencegah potensi penyebaran Covid-19 dalam kegiatan keagamaan.

Presiden meminta acara keagamaan yang melibatkan banyak orang dievaluasi.

"Kia harus mengevaluasi penyelenggaraan acara keagamaan yang melibatkan banyak orang," katanya.

Presiden meminta kepada masyarakat agar mengikuti himbauan social distancing dengan baik.

Kebijakan belajar, bekerja, dan beribadah di rumah dilakukan dengan baik dan tidak digunakan untuk liburan, seperti yang terjadi beberapa hari lalu.

"Saya lihat Sabtu- Minggu kemarin di pantai Carita, di puncak lebih ramai dari biasanya sehingga ini akan memunculkan sebuah keramaian yang beresiko memperluas penyebaran covid 19," pungkasnya.  

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved